Banner v.2

Soal Sering Terjadinya Kecelakaan di Jalan Raya Kebun Krumput, Ini Langkah Dinhub Banyumas

Soal Sering Terjadinya Kecelakaan di Jalan Raya Kebun Krumput, Ini Langkah Dinhub Banyumas

Kepala Dinhub Banyumas saat melakukan kajian di daerah rawan kecelakaan (DRK) jalan raya kebun Krumput, Jumat (19/5)--

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID- Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas melakukan kajian daerah rawan kecelakaan (DRK) di jalan raya kebun krumput atau jalan Nasional Banyumas - Buntu Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen, Jumat (19/5) pagi. 

Dilakukannya kajian itu, menindaklanjuti masih sering terjadinya kecelakaan di daerah tersebut. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas, Agus Sriyono mengatakan, dari hasil kajian secara perambuan dan pemarkaan sudah memadai atau tercukupi. 

"Kecelakaan di daerah Krumput sebetulnya sudah sering dan menjadi daerah rawan, dan kita tinjau untuk perambuan sudah mencukupi begitu juga pemarkaannya," katanya. 

Adapun penyebab masih seringnya terjadi laka di jalan itu, Agus melanjutkan, karena jarak pandang dan kondisi medan jalan. 

"Hambatannya jarak pandang, masih banyak tertutup, terus naik turun dan berkelok," lanjutnya. 

Untuk itu, hal yang harus diperhatikan pengendara saat melalui jalan itu, menurutnya ialah, tidak melanggar rambu dan marka. 

"Sebetulnya kuncinya adalah kita mengedukasi kepada para pengendara, pertama, menurunkan kecepatan, karena juga banyak tikunngan, dan mentaati marka," jelasnya. 

Namun demikian, pihaknya juga akan menambah papan pemberitahuan di daerah tersebut. 

"Dari hasil evaluasi kita, nanti kita akan kita menambahkan rambu papan tambahan, untuk menekankan lagi, dan akan kita pasang di beberapa spot," ungkap Kadinhub. 

Agus juga menghimbau, agar para pengendara tetap taat rambu-rambu dan marka. 

"Jadi masyarakat harus paham, mentaati marka yang ada,  tidak menyalip, karena disitu sudah ada rambu garis lurus yang tidak putus-putus kalau bisa mentataati rambu itu," tutupnya. (win)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: