Cuaca Buruk, Pasokan Ikan di Dermaga 3 Cilacap Terbatas
Pedagang ikan di dermaga 3 Cilacap sedang melayani pembeli yang datang ke kiosnya.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Cuaca yang tidak menentu dalam dua bulan terakhir, berdampak pada aktivitas perikanan di Dermaga 3 Cilacap.
Nelayan harian banyak yang tidak melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi, sehingga pasokan ikan segar menjadi terbatas.
Yono, salah satu pedagang ikan di Dermaga 3 mengatakan, kondisi ini membuat stok ikan sulit didapat. Jika pun ada, harga dari pengepul sudah lebih tinggi dari biasanya.
“Sudah lama nelayan kecil jarang melaut. Ikan segar susah, jadi harga ikut naik. Pembeli juga tidak seramai biasanya,” katanya, Sabtu (21/2/2026).
BACA JUGA:Cuaca Buruk, Nelayan Cilacap Pilih Tak Melaut Demi Keselamatan
Ia menyebutkan beberapa jenis ikan mengalami kenaikan harga. Kakap merah dan kerapu dijual sekitar Rp 75.000 sampai Rp 80.000 per kilogram.
Ikan kembung layang sekitar Rp 30.000 per kilogram. Sementara cumi dan sotong naik sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogram.
"Karena stok nya terbatas jadi harga ikan naik," tandasnya.
Saat ini pedagang lebih banyak mengandalkan pasokan dari kapal besar yang melaut dalam waktu lama. Ikan yang tersedia sebagian besar merupakan stok beku, bukan hasil tangkapan harian.
Menurut Yono, kondisi tersebut juga membuat sejumlah lapak di sekitar dermaga tutup sementara karena tidak ada barang yang dijual.
"Kami berharap cuaca segera membaik agar nelayan bisa kembali melaut dan pasokan ikan kembali normal," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
