Data Puskesmas 1 Kemranjen, 15 Orang ODHA
Pengunjung Bukit Pangonan sukarela diambil sampel darah untuk deteksi dini HIV, Sabtu (10/12) sore di mobil ambulans. Screening oleh Puskesmas 1 Kemranjen. (Fijri/Radarmas)--
BANYUMAS-Programer HIV Puskesmas 1 Kemranjen mencatat di wilayah kerjanya terdapat 15 orang ODHA atau penderita HIV. Penderita diketahui hampir menyeluruh di semua desa binaan.
"Puskesmas 1 Kemranjen merupakan puskesmas perawatan dukungan pengobatan atau PDP untuk penderita HIV," terang Programer HIV Puskesmas 1 Kemranjen Dwi Utami.
Puskesmas 1 Kemranjen setiap tahun memiliki besaran sasaran yang harus diperiksa. Pada 2022 terdapat sebanyak 601 sasaran orang dengan resiko tinggi HIV. Antara lain ibu hamil, penderita TBC, penderita infeksi menular seksual (IMS), waria, homo dan gay.
Puskesmas 1 Kemranjen juga mempunyai klinik VCT. Yaitu klinik yang secara khusus memberikan pelayanan konseling dan pemeriksaan darah bagi orang yang didiagnosa terpapar virus HIV/AIDS.
"Biasanya resiko tinggi HIV yang ke klinik VCT, sebelumnya sudah menghubungi kami. Jadi, kami daftarkan terlebih dulu. Karena mereka orang-orang unik yang dapat menarik perhatian ketika datang ke puskesmas," papar Dwi Utami.
HIV seperti fenomena gunung es. Sehingga Puskesmas 1 Kemranjen melakukan screening untuk menjaring sebanyak mungkin penderita HIV. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
