Banner v.2

Semua Tempat Ibadah di Banyumas Didorong Memiliki IMB

Semua Tempat Ibadah di Banyumas Didorong Memiliki IMB

Melalui juguran bersama FKUB Banyumas, semua tempat ibadah di Banyumas didorong mendapat legalitas dari pemerintah.-Foto Kemenag Banyumas untuk Radarmas-

PURWOKERTO - Kantor Kemenag (KanKemenag) Banyumas bersama Bakesbangpol Banyumas, BPN Banyumas, DPMPTSP Banyumas dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banyumas mendorong agar semua tempat ibadah di Banyumas mendapat legalitas dari pemerintah.

Dalam kegiatan juguran bersama FKUB Banyumas, selaku salah satu  narasumber KaKanKemenag Banyumas, H Aziz Muslim, SAg MPdI mengatakan juguran bersama FKUB Banyumas dengan tema mewujudkan rumah ibadah yang legal, aman dan nyaman digelar dalam rangka menginisiasi pemutihan IMB bagi semua tempat ibadah di Banyumas. Harapannya ditemukan formula percepatan pemberian IMB bagi tempat ibadah. Dari forum juguran sepakat membentuk tim lintas sektoral yang bertugas menverval serta mendata semua tempat ibadah yang belum berIMB.

"Tim dapat merekomendasikan studi tiru ke Pemkab lainnya yang sudah melakukan kebijakan pemutihan IMB tempat ibadah," katanya.

BACA JUGA:Waduh, Hutan Lindung Gunung Slamet diatas Desa Kedungbanteng Rusak, Diduga Karena Proyek Air Bersih

Ketua pelaksana kegiatan, Dian Eri Rahmadi SH dalam laporannya menyampaikan juguran bersama FKUB Banyumas digelar dengan tujuan mewujudkan sinergitas antara pemerintah dengan tokoh lintas agama di Banyumas demi terciptanya suasana kondusif, terjaganya kerukunan umat juga didapatkannya legalitas dari pemerintah untuk semua tempat ibadah di Banyumas.

"Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait persyaratan pendirian tempat ibadah di Banyumas dan mewujudkan kesejahteraan semua umat beragama," terangnya.

BACA JUGA:Oknum Guru SMA Diduga Hamil Siswi SMK di Bojongsari Purbalingga

Selain KaKanKemenag Banyumas, dalam sesi diskusi dan tanya jawab juga dihadirkan dari DPMPTSP Banyumas dan perwakilan BPN Banyumas. (yda)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait