Pria Ditemukan Meninggal di Emperan Toko Jalan Gerilya
Polisi saat melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat pria di Purwokerto Selatan
PURWOKERTO-Warga Jalan Gerilya, Kecamatan Purwokerto Selatan mendadak geger. Pasalnya seorang lelaki yang diketahui sebagai penarik becak ditemukan meninggal, Minggu (10/5) lalu. Lantaran saat sekarang ini tengah dalam wabah corona, tak ada seorangpun warga yang berani memeriksa maupun menolong pria malang tersebut.
Data yang dihimpun Radarmas, peristiwa baru diketahui salah satu satpam dealer di lokasi tersebut, Akhmad Supriono (37) sekitar pukul 09.00. Saat itu ia melihat korban terbaring di emperan toko. "Saat dipanggil tidak bangun-bangun," ujar saksi. Karena curiga dan tak berani untuk memeriksanya sendiri, iapun melaporkannya ke Polsek Purwokerto Selatan.
Petugas Polsek Purwokerto Selatan, bersama Tim Pramuka Peduli yang mendapat laporan dari satpam tersebut segera mendatangi lokasi. Polisi dan pihak medis mengecek identitas di dompet saku celana.
Setelah di periksa di dalam dompet berisi Uang Rp 50 ribu, Kartu Alfmart dan KTP.
Pihak medis dan polisi saat mengevakuasi korban juga menggunakan pakaian alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
"Berdasarkan identitas KTP korban meninggal adalah atas nama Suwarto (66) beralamat di Jalan Pramuka RT 2 RW 4 Kelurahan Purwokerto Kulon, Kecamatan Purwokerto Selatan," ujar Kapolsek Purwokerto Selatan AKP Subeno.
Tidak lama kemudian keluarga korban muncul ke lokasi kejadian dan membenarkan jika jenazah tersebut benar Suwarto.
Menurut keterangan pihak keluarga sehari-hari korban beraktivitas mengayuh becak dan terkadang juga jalan-jalan sendiri di Purwokerto.
Tim Inafis Polresta Banyumas dan Dokter Puskesmas Purwokerto Selatan melakukan pemeriksaan jenazah.
Dari pemeriksaan kondisi jenazah tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
"Jenazah murni meninggal karena sakit, dimungkinkan karena diare, dehidrasi dan kurang makan.," pungkas Kapolsek. (ali)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
