Longsor Tutup Jalan Desa Cikakak, Mobil Terseret Material Sejauh 7 Meter
Kondisi mobil warga yang terdampak tanah longsor di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon.-BPBD UNTUK RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Wangon, Kabupaten BANYUMAS, Jumat (2/1) malam, memicu terjadinya tanah longsor di Desa Cikakak. Peristiwa tersebut terjadi tepatnya di Grumbul Gandarusa RT 02 RW 10, di mana longsoran material tanah menutup akses jalan desa sekaligus menyeret satu unit mobil yang tengah melintas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjis, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB. Longsor dipicu kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam durasi cukup lama, sehingga tidak mampu menahan beban air.
“Longsoran terjadi di jalan penghubung Grumbul Gandarusa–Planjan dan berdampak cukup serius,” ujar Abdul Ladjis. Ia menyebutkan, material tanah yang bergerak langsung menutup badan jalan dan membahayakan pengguna yang melintas.
“Pada saat kejadian, satu unit mobil Avanza yang dikemudikan warga setempat ikut terbawa material longsor sejauh kurang lebih 6 sampai 7 meter,” lanjutnya. Mobil tersebut terseret bersama tanah dan lumpur sebelum akhirnya berhenti di sisi jalan.
BACA JUGA:Tebing Longsor Rusak Rumah Warga Donorojo
Akibat peristiwa tersebut, pengemudi bernama Ruslin, warga Desa Cikakak, mengalami luka ringan berupa memar di bagian kepala. Korban telah mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerusakan rumah warga dalam kejadian ini.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Banyumas bersama unsur terkait langsung melakukan kaji cepat dan assessment di lokasi. Kepala BPBD Banyumas juga turut meninjau langsung lokasi bencana untuk memastikan kondisi lapangan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Dampak longsor menyebabkan akses jalan desa mengalami kerusakan parah dan saat ini terputus total. Warga yang hendak melintas terpaksa memutar melalui jalur alternatif Grumbul Beji, Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, dengan jarak tempuh tambahan sekitar tiga kilometer.
BPBD Banyumas juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat masih terdapat potensi longsor susulan apabila hujan deras kembali terjadi dengan durasi lebih dari dua jam. Imbauan ini disampaikan guna meminimalisir risiko korban dan kerugian lebih lanjut.
BACA JUGA:218 KK Korban Longsor Situkung Terima Bantuan Tunai Tahap Keempat
Evakuasi kendaraan yang terdampak longsor berhasil dilakukan pada Sabtu (4/1). Proses Evakuasi melibatkan BPBD Banyumas, unsur TNI-Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang bergotong royong membersihkan material longsoran. (zet)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

