Realisasi Pendapatan Pasar Sumpiuh Lampaui Target 2025, Tembus 126,47 Persen atau Rp 625 Juta
Pengelola Pasar Sumpiuh sedang menghitung perolehan pendapatan retribusi dari pedagang, Jum'at (2/1).-FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS-
BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID -Pendapatan Pasar Sumpiuh di tahun anggaran 2025 melampaui target. Realisasi mencapai 126,47 persen.
Pengelola Pasar Sumpiuh Agus Haryanto menceritakan ketika awal tahun penentuan target disesuaikan dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024. Pihaknya sempat merasa kaget dan pesimis.
"Apa bisa memenuhi target pendapatan Pasar Sumpiuh Rp 609 juta. Karena naik cukup banyak dibanding tahun sebelumnya Rp 475 juta," ujar Agus, Jum'at (2/1).
Setelah mempertimbangkan berbagai hal, Pengelola Pasar Sumpiuh menerima kebijakan target pendapatan tersebut. Salah satu strategi yang dijalankan ialah mengupayakan target bulanan harus terealisasi Rp 51 juta.
BACA JUGA:Mobilitas Ayam Potong Kotori Lantai Pasar Sumpiuh
Melalui skema target rata-rata setiap bulan. Maka memudahkan pengelola untuk memperhitungkan total realisasi pendapatan dalam setahun anggaran.
"Setelah dipikir-pikir, biarlah coba dulu. Nanti mencapai target atau tidak itu masalah belakangan. Alhamdulillah, kami selalu bisa mencapai target bulanan," imbuh Agus.
Seiring berjalannya waktu, kondisi tersebut kemudian merubah rasa yang sebelumnya pesimis menjadi optimis bahwa target Rp 609 juta bisa tercapai. Berkat kerja keras semua personil Pengelola Pasar Sumpiuh terutama bagian penarik retribusi tiap los, di akhir tahun 2025 target pendapatan mampu tercapai.
"Ternyata di akhir tahun bisa mencapai Rp 625 juta, realisasi melebihi target yang ditetapkan," jelas Agus.
BACA JUGA:Jelang Nataru, Harga Ayam dan Cabai di Pasar Banjarnegara Alami Kenaikan
Personil penarik retribusi telah bekerja semaksimal mungkin untuk berkomunikasi dengan para pedagang. Setelah diterapkan peraturan kenaikan tarif retribusi. Sehingga harus penuh dengan kesabaran, meskipun membayar retribusi merupakan kewajiban pedagang. (fij)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

