Banner v.2

Puluhan Rumah di Kaliajir Retak

Puluhan Rumah di Kaliajir Retak

BANJARNEGARA - Puluhan rumah di Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara retak. Rongga yang terbentuk di dinding akibat retakan bervariasi antara satu hingga 20 centimeter. Selain itu, lantai rumah warga juga ambles hingga 40 centimeter. Kondisi ini membuat warga khawatir. Suwarti seorangw warga Dusun Bulukuning Desa Kaliajir mengaku resah dengan kondisi ini. Apalagi saat ini sedang musim penghujan yang menyebabkan pergerakan tanah menjadi lebih cepat. RETAK : Seorang warga Dusun Bulukuning Desa Kaliajir Kecamatan Purwanegara menunjukkan rumahnya yang retak. (Darno/Radarmas) Kepala Desa Kaliajir, Zaenal Arifin menjelaskan rumah warga yang mengalami retak-retak mencapai 60 rumah. "Saat ini ada tujuh KK yang mengungsi ke rumah saudara. Salah satunya mengungsi ke rumah saya," terangnya, Senin (9/10).. Dia menjelaskan rumah warga yang retak ini terdapat di RT 7 RW 4, RT 1 RW 4, dan RT 2 RW 4 dan 4 RW 4 Dusun Bulukuning. Dijelaskan, meskipun rumahnya retak 53 KK tidak mengungsi dan tetap menghuni rumahnya. Meskipun tidak dipungkiri warga merasa was-was dan takut. Terutama jika turun hujan dalam jangka waktu lama. Sekiranya kondisi genting, warga siap lari untuk menyeelamatkan diri. Dia mengatakan rumah warga yang retak ini sebenarnya sudah lama. "Sejak peristiwa longsor Jemblung. Sampai sekarang tanah terus bergerak. Apalagi saat musim penghujan," paparnya. Menurut Zaenal, pergerakan ini disebabkan kondisi tanah di Dusun Bulukuning yang berupa patahan. Sehingga labil dan mudah bergerak. Zaenal menjelaskan rumah warga yang paling parah yaitu rumah seorang janda bernama Ny Sukarto di RT 1 RW 4. Rumah lainnya yang retak parah yaitu milik Tursin di RT 3 RW 4 dan Kaswanto d RT 4 RW 4. (drn/)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: