7 Kekurangan Usaha Angkringan di Desa, Begini Solusinya!

Kamis 01-02-2024,23:34 WIB
Reporter : Okta Novanto
Editor : Puput Nursetyo

BACA JUGA:10 Tips Memulai Usaha Angkringan, Bisnis Kuliner yang Menguntungkan

3. Tingkat Mobilitas Pelanggan

Dalam lingkungan desa yang cenderung kompak, tingkat mobilitas pelanggan mungkin rendah. 

Pelanggan lokal mungkin cenderung hanya berkunjung ke tempat-tempat yang sudah dikenal, dan sulit untuk menjangkau pelanggan di luar wilayah desa.

Untuk mengatasi ini, angkringan dapat memanfaatkan promosi lokal, mulai dari pemasangan spanduk hingga berkolaborasi dengan acara-acara komunitas untuk meningkatkan visibilitas usaha.

4. Keterbatasan Akses Teknologi

Desa-desa seringkali masih menghadapi keterbatasan akses teknologi, seperti akses internet yang tidak stabil atau minimnya perangkat elektronik di kalangan pelanggan. 

Hal ini dapat menghambat upaya pemasaran online dan penerapan sistem pembayaran digital.

Angkringan dapat mengatasi hal ini dengan memanfaatkan media sosial secara aktif, meskipun koneksi internet tidak selalu stabil, dan menyediakan opsi pembayaran tunai yang memudahkan pelanggan.

BACA JUGA:Sejarah Angkringan, Tempat Makan yang Ramah di Kantong

BACA JUGA:QRIS BRI Launching Angkringan 1 Rupiah di Pasar Ramadan UMP

5. Tingkat Pendidikan yang Rendah

Tingkat pendidikan yang rendah di beberapa desa dapat menjadi hambatan dalam mengelola usaha angkringan. 

Misalnya, pemilik angkringan mungkin kesulitan dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif atau mengelola keuangan dengan baik. 

Solusinya adalah memberikan pelatihan atau bantuan kepada pemilik usaha lokal untuk meningkatkan keterampilan manajerial dan pemasaran.

6. Tantangan Perizinan

Kategori :