Taman Badaan bukan hanya sekadar taman biasa, tetapi juga menyuguhkan berbagai kegiatan yang mengedukasi anak-anak. Di sini, keluarga dapat menikmati waktu bersama sambil menjelajahi keindahan alam sekitar dan mengajak anak-anak bermain di area yang dirancang secara khusus untuk edukasi.
Selain kebersihan dan kenyamanan yang menjadi nilai tambah, Taman Badaan juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Mulai dari area piknik, taman bermain anak, hingga area edukasi, semua disediakan untuk memenuhi kebutuhan pengunjung, dan yang terbaik adalah tidak ada biaya masuk yang harus dikeluarkan.
Berlokasi di Jl. Pahlawan Nomor 190, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Magelang, Taman Badaan dapat diakses dengan mudah. Pengunjung dapat menikmati waktu di sini pada akhir pekan atau hari libur lainnya, menjadikannya sebagai tempat yang sempurna untuk rekreasi keluarga.
3. Museum BPK RI
Museum BPK RI, yang berlokasi di kompleks Karesidenan Kedu-Surakarta (Bakorwil II) Kota Magelang, menawarkan pengalaman baru dalam menjelajahi sejarah dengan pendekatan yang lebih modern, menghilangkan kesan klasik yang sering melekat pada museum-museum tradisional.
BACA JUGA:Museum Kuno Peninggalan Bersejarah di Kabupaten Banyumas
BACA JUGA:Tekat Kuat Indroyono Soesilo Kenalkan Museum Soesilo Soedarman ke Dunia
Museum ini dibangun dengan desain yang modern serta dilengkapi dengan piranti berteknologi canggih. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengeksplorasi koleksi benda yang terkait dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dari masa lalu hingga masa kini.
Museum BPK RI menyimpan beragam koleksi benda yang merupakan bagian integral dari sejarah BPK, baik masa lalu maupun saat ini. Dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, pengunjung dapat menyaksikan berbagai artefak yang merepresentasikan peran BPK dalam dinamika keuangan negara.
Terletak di kompleks Karesidenan Kedu-Surakarta (Bakorwil II), Kota Magelang, museum ini dapat diakses dengan mudah. Pengunjung dapat menikmati eksplorasi sejarah yang disajikan secara modern selama jam operasional yang telah ditentukan.
4. Museum Diponegoro
Museum Diponegoro adalah tempat di mana berbagai peninggalan Pangeran Diponegoro disimpan dengan cermat. Di dalam museum ini tersimpan barang-barang bersejarah seperti jubah, set peralatan makan dan minum, kursi, meja yang terdapat bekas garukan kuku, serta koleksi lainnya yang menarik. Wisata sejarah gratis di Magelang ini didirikan untuk mengapresiasi jasa-jasa Pangeran Diponegoro yang memegang peran penting dalam sejarah Indonesia.
BACA JUGA:Wisata Edukasi Museum Angkut di Malang Jawa Timur, Museum Transportasi Terbesar di Asia Tenggara
BACA JUGA:Jamasan Benda Pusaka Museum Wayang Banyumas, Ada Mahasiswa yang Penasaran
Museum Diponegoro menjadi saksi bisu dari berbagai barang peninggalan Pangeran Diponegoro yang dipersembahkan kepada publik. Mulai dari jubah yang dikenakannya hingga peralatan sehari-hari yang digunakan, semua barang ini menjadi bukti sejarah yang menggambarkan kehidupan serta perjuangan sang pangeran.
Museum ini tidak hanya menyediakan koleksi yang berharga, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menghormati sejarah tanpa perlu membayar tiket masuk. Dengan waktu kunjungan yang dimulai sejak pagi hingga sore, pengunjung memiliki waktu yang cukup untuk memahami sejarah Pangeran Diponegoro tanpa biaya.