Pemuda Nekat Bakar Tempat Tinggalnya, Ini Penyebabnya

Rabu 29-06-2022,22:21 WIB

DITANGKAP : Pemuda berinisial ND (21) yang nekat membakar tempat tinggalnya sendiri saat di Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (27/6). (DEAN PAHREVI/JPNN) RADARBANYUMAS, JAKARTA - Seorang pemuda berinisial ND (21) nekat membakar tempat tinggalnya sendiri. Sebuah kamar kontrakan di wilayah Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (26/6) dini hari nekat dibakarnya. Kapolsek Jatinegara Kompol Entong Raharja mengatakan, pelaku membakar kamar kontrakannya sendiri menggunakan kain. Kain itu disangkutkan di pintu kamar kontrakan lalu dibakar menggunakan korek api. "Dalam hal ini si pelaku dalam melakukan kejahatannya dalam keadaan sadar, tidak dipengaruhi oleh alkohol atau obat-obatan lainnya," kata Entong di Mapolsek Jatinegara, Senin (27/6). Aksi pelaku itu pun tepergok warga setempat. Kain yang sudah terbakar pun bisa dipadamkan warga dan tak sempat merambat ke bangunan. Warga kemudian menangkap ND dan mengamankannya ke pos RW. ND lalu diserahkan kepada pihak kepolisian. https://radarbanyumas.co.id/rumah-lansia-ludes-terbakar/ Alasan ND nekat melakukan hal tersebut karena pelaku kesal ditegur warga. Entong menjelaskan, pelaku nekat membakar tempat tinggalnya karena kesal sering ditegur saat bermain gitar. Kebiasaan pelaku sering bermain gitar saat malam hari membuat warga tak nyaman. Warga pun sering menegur pelaku. DITANGKAP : Pemuda berinisial ND (21) yang nekat membakar tempat tinggalnya sendiri saat di Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (27/6). (DEAN PAHREVI/JPNN) "Pelaku pada malam hari sering bermain gitar di kontrakannya sehingga lingkungan atau warga sekitar atau tetangganya terdekat merasa terganggu dengan suara bisingnya bermain gitar," kata Entong. Beredar informasi bahwa pelaku nekat membakar kontrakannya karena dibayar seseorang berinisial J dengan uang Rp 150 ribu. Kompol Entong mengatakan polisi masih menyelidiki informasi tersebut. "Masih kami dalami terkait dengan adanya informasi pembayaran dan sebagainya," ujar Entong. Dikatakan, aksi pelaku yang meresahkan warga berdampak kepada keluarganya. Kini istri dan anak pelaku sudah tak tinggal di kamar kontrakannya yang disewanya. Sebab, istri dan anak pelaku sudah diusir warga setempat. "Diusir, artinya istrinya sudah tidak menetap di situ lagi," ujar Entong. Entong menambahkan polisi juga bakal membawa pelaku ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan kejiwaan. "Kami pasti periksa kejiwaannya," ujar Entong. (cr1/jpnn)

Tags :
Kategori :

Terkait