Empat bocah diduga meninggal tenggelam di kolam pancing (Jawapos)
PADANG SIDEMPUAN - Empat bocah perempuan ditemukan meninggal di kolam pancing tewas akibat tenggelam.
Polres Padang Sidempuan menduga keempat bocah tersebut meninggal lantaran tenggelam di kolam pancing.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” kata Kasatreskrim AKP Bambang Priyatno kepada Metro Siantar kemarin (4/4).
Empat bocah perempuan itu ditemukan mengapung tak bernyawa pada Minggu (3/4) pukul 10.30 WIB.
Saksi pertama, Bonur Hutasuhut, menghubungi Darman Tanjung, saksi kedua. Bonur memberi tahu bahwa dirinya melihat empat korban terapung di kolam pancing miliknya.
Selanjutnya, Darman memberitahukan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Tinjoman, Kota Padang Sidempuan, Safril Efendi Tanjung. Safril kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Hutaimbaru.
Empat korban yang berusia 6–12 tahun tersebut berasal dari Desa Lembah Lubuk Raya, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Kota Padang Sidempuan dan Kabupaten Tapsel bertetangga. Bahkan, seluruh wilayah Padang Sidempuan dikelilingi Tapsel.
Darman, seperti dikutip polisi, memberitahukan kejadian itu kepada warga. Selanjutnya, warga menghubungi keluarga korban. Sekitar 10 menit kemudian, keluarga korban datang ke TKP.
https://radarbanyumas.co.id/proyek-normalisasi-sungai-di-wanareja-makan-korban/
Pada saat bersamaan, personel Polsek Hutaimbaru tiba di TKP. Evakuasi pun dilakukan. Semua korban sudah tidak bernyawa. Keluarga korban lantas meminta agar para korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Sampai di IGD RSU TNI-AD, hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa keempat korban sudah meninggal dunia sekitar 30 menit sebelum sampai di RSU TNI-AD,” kata Bambang. (Jawapos/ali)