Hadapi Kemarau Kering, BPBD Cilacap Siapkan Tiga Armada Mobil Tangki Air Bersih
Petugas BPBD Kabupaten Cilacap saat mengecek kesiapan armada mobil tangki untuk droping air bersih hadapi musim kemarau.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mulai melakukan berbagai persiapan menghadapi musim kemarau tahun 2026, yang diprediksi lebih kering dibanding tahun sebelumnya.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan armada untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di wilayah rawan kekeringan.
"Kami menyiapkan tiga unit mobil tangki air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mulai April 2026," ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih kering, dengan puncak kekeringan terjadi pada bulan Agustus.
BACA JUGA:Kemarau 2026 di Cilacap Diprediksi Bakal Lebih Kering
Taryo menjelaskan, berdasarkan data tahun 2024, sebanyak 28 desa di 20 kecamatan telah menerima bantuan dropping air bersih.
Sementara itu, potensi wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Cilacap mencapai 105 desa.
"Artinya, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan cukup luas, sehingga perlu kesiapsiagaan sejak dini," jelasnya.
Selain menyiapkan armada, BPBD juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program corporate social responsibility (CSR), guna mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih saat musim kemarau.
BACA JUGA:Musim Kemarau di Cilacap Diperkirakan Mulai Mei 2026
"Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak CSR untuk membantu backup dropping air bersih," katanya.
Ia turut mengimbau masyarakat agar mulai menjaga sumber-sumber air bersih, seperti sumur, embung, dan sarana lainnya, agar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal saat musim kemarau tiba.
"Kami mengajak masyarakat untuk menjaga sumber air bersih yang ada, sehingga saat kemarau nanti masih bisa digunakan dengan baik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
