Awal 2026, Kebakaran di Cilacap Didominasi Wilayah Pemukiman
Petugas Damkar Cilacap saat menangani salah satu peristiwa kebakaran di wilayah kecamatan kota Cilacap.-DAMKAR CILACAP UNTUK RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026, peristiwa kebakaran di Kabupaten Cilacap masih banyak terjadi di kawasan pemukiman.
Hingga akhir Maret, tercatat 22 kejadian dengan sebagian besar menimpa rumah warga.
Data dari Damkar Cilacap mencatat 14 kejadian terjadi di permukiman, sedangkan 8 lainnya berada di lingkungan usaha.
Dari sisi penyebab, gangguan instalasi listrik menjadi faktor utama diikuti kelalaian manusia dan penggunaan api terbuka seperti tungku atau gas.
BACA JUGA:Keterbatasan Pos Damkar di Cilacap, Idealnya 24 Unit Hanya Ada Empat
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Cilacap, Gatot Arief Widodo menilai masih rendahnya kewaspadaan serta kondisi instalasi listrik yang kurang terawat menjadi pemicu utama kebakaran.
"Sebagian besar kasus berawal dari listrik dan kelalaian. Ini yang terus kami tekankan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan rutin melakukan pengecekan," ungkapnya, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, meskipun peta kerawanan kebakaran di Cilacap umumnya berada pada kategori sedang hingga rendah, sejumlah titik tetap perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan kejadian serupa.
Selain kebakaran, Damkar juga menangani berbagai kejadian non kebakaran.
BACA JUGA:Operasi Tangkap Tawon Dominasi Tugas Damkar Cilacap Selama Februari
Sepanjang 2026, laporan paling banyak berasal dari operasi penanganan sarang tawon, disusul evakuasi hewan seperti ular, hingga pelepasan cincin dan penanganan pohon tumbang.
Dari seluruh kejadian kebakaran yang terjadi, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 654 juta dengan total 21 bangunan mengalami kerusakan.
Menurut Gatot, upaya pencegahan terus diperkuat melalui kegiatan sosialisasi ke masyarakat serta inspeksi ke sejumlah bangunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
