Stefan Bradl: Mesin Honda Terlalu Panas

Rabu 22-06-2022,15:21 WIB

MENIKUNG: Stefan Bradl menjadi satu-satunya rider Honda yang finis di balapan MotoGP Jerman, Minggu, (19/6). (AFP) RADARBANYUMAS, JERMAN - Absennya Marc Marquez membuat dominasi Repsol Honda dalam sebelas tahun terakhir di Sirkuit Sachsenring berakhir Minggu lalu (19/6). Jangankan meraih podium. Pembalap-pembalap pabrikan Jepang itu bahkan tak mampu meraih poin di GP Jerman. Kenyataan tersebut membuat pabrikan Honda mengakhiri catatan selalu meraih poin di 663 balapan kelas premier berturut-turut. Atau tepatnya sejak edisi 1982. Sebelumnya Honda juga selalu meraih podium tertinggi di Sirkuit Sachsenring sejak 2010. Mulai dominasi Dani Pedrosa (2010–2012) hingga dilanjutkan oleh Marquez (2013–2021). Dari empat pembalap Honda yang turun di Sachsenring akhir pekan kemarin, hanya Stefan Bradl yang mampu menyentuh finis. Itu pun hanya berakhir di posisi ke-16. Dia finis terpaut 52 detik dari pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo yang menjadi pemenang. ”Benar-benar hari yang mengecewakan,” keluh Bradl seusai balapan seperti dilansir Motorsport. Test rider Honda yang turun menggantikan Marquez itu menyebutkan, ada problem besar dalam motor Honda RC213V. https://radarbanyumas.co.id/penakluk-sachsen-king-baru/ Itu yang membuatnya tak bisa mengendalikan motor dengan maksimal sepanjang balapan 30 lap tersebut. Masalah itu adalah mesin motor yang terlampau panas saat dikendarai. Suhunya dia sebut mencapai 30 derajat Celsius lebih. MENIKUNG: Stefan Bradl menjadi satu-satunya rider Honda yang finis di balapan MotoGP Jerman, Minggu, (19/6). (AFP) Masalah itu adalah mesin motor yang terlampau panas saat dikendarai. Suhunya dia sebut mencapai 30 derajat Celsius lebih. Hal tersebut membuat kaki kanan Bradl kepanasan hingga tak mampu melakukan pengereman dengan baik. ”Panasnya mesin ini sudah tidak bisa diterima. Kakiku seperti terbakar.” ”Sejak itu aku tak bisa mengontrol motor. Hanya mencoba bertahan untuk mencapai finis. Aku sendiri tak tahu bagaimana bisa bertahan sampai finis dengan kondisi seperti itu,” jelas Bradl. Selain Bradl, tiga pembalap Honda yang turun adalah Pol Espargaro, Takaaki Nakagami, dan Alex Marquez. Espargaro mundur di lap 22 karena cedera di tulang rusuknya kambuh setelah terjatuh di latihan bebas pertama (FP1). Nakagami sendiri sudah terhenti di lap 7 karena terjatuh. Sementara Marquez mengalami kendala mesin di lap 6 yang membuatnya juga harus menepi. (irr/c9/bas)

Tags :
Kategori :

Terkait