Banner v.2

Penjaringan Perangkat Desa Kutowinangun Kebumen Gunakan CBT

Penjaringan Perangkat Desa Kutowinangun Kebumen Gunakan CBT

Peserta penjaringan perangkat Desa/Kecamatan Kutowinangun mengerjakan ujian menggunakan sistem CBT di SMA Negeri Kutowinangun, Selasa (10/3).--

KEBUMEN - Penjaringan perangkat desa di Desa/Kecamatan Kutowinangun dilaksanakan dengan sistem Computer Based Test (CBT). Sistem ini serupa dengan Computer Assisted Test (CAT) dalam seleksi CPNS.

Melalui sistem ini, peserta mengerjakan soal dan menjawabnya langsung melalui komputer. Setelah menyelesaikan ujian, peserta juga dapat langsung mengetahui skor atau nilai yang diperoleh.

Pelaksanaan tes CBT tersebut digelar di Laboratorium Komputer SMA Negeri Kutowinangun, Selasa (10/3). Proses penjaringan turut diawasi oleh unsur Forkopimcam Kutowinangun, Dispermades Kebumen, serta Inspektorat Kabupaten Kebumen.

Kepala Desa Kutowinangun, Fahmi Huda mengatakan, total terdapat 29 peserta yang mengikuti penjaringan untuk mengisi empat formasi perangkat desa.

BACA JUGA:Polres Kebumen Sita 100,56 Gram Sabu dan Amankan Dua Tersangka

Adapun formasi yang dibuka yakni Kepala Dusun (Kadus) Kauman, Kadus Jeborkulon, Kadus Jagalan, serta Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra).

“Sebanyak 17 orang melamar untuk posisi kadus, sedangkan 12 orang melamar untuk posisi Kasi Kesra. Rata-rata usia mereka masih muda,” jelas Fahmi.

Ia menuturkan, penggunaan sistem CBT merupakan inisiatif pemerintah desa bersama panitia penjaringan. Metode serupa juga pernah diterapkan dalam penjaringan perangkat desa pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, sistem ini dipilih untuk memastikan proses seleksi berlangsung lebih transparan serta mampu mengukur kemampuan peserta secara objektif.

BACA JUGA:Kecelakaan di Sempor Kebumen, Tiga Orang Meninggal Dunia

“Ketika kami sampaikan tes teori ini menggunakan CBT, ternyata banyak warga yang tertarik untuk ikut. Karena keterbukaan dan kompetensi peserta bisa lebih terukur,” ujarnya.

Setelah mengikuti tes CBT, para peserta akan melanjutkan tahapan seleksi lainnya, yakni tes komputer, wawancara, serta tes pidato.

Fahmi menyebut seluruh rangkaian tes dijadwalkan selesai dalam satu hari, dan hasil seleksi akan diumumkan pada sore hari setelah seluruh tahapan selesai dilaksanakan.

“Setelah tes CBT, selanjutnya tes komputer, lalu wawancara dan terakhir pidato. Saat ini perangkat desa memang harus mampu berbicara di depan masyarakat,” ucapnya. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: