Pekerja tengah membuat kios baru yang akan diperuntukkan bagi pedagang anyaman Pasar Segamas. ADITYA/RADARMAS
PURBALINGGA - Pedagang yang berjualan di kios anyaman Pasar Segamas hingga kini masih menempati kios darurat yang ada di sebelah barat kompleks pasar. Pasalnya, pembangunan kios baru untuk mereka diperpirakan baruakan selesai akhir bulan ini.
"Selama ini, 24 pedagang di kios anyaman berdagang menggunakan kios semi permanen yang kondisinya memprihatinkan. Diharapkan dengan dibangun pedagang bisa lebih nyaman berdagang," jelas Kepala UPT Pasar Segamas Purbalingga, Adi Narwanto, Rabu (17/10).
Dia menambahkan, direncanakan pembangunan kios anyaman akan selesai akhir Oktober. Setelah itu, para pedagang kembali berdagang ke kios mereka yang telah dibangun menjadi bangunan permanen.
Seperti diketahui, pembangunan kios anyaman Pasar Segamas merupakan salah satu revitalisasi pasar yang dilakukan Pemkab Purbalingga tahun 2018. Anggaran untuk membangun kios anyaman di Pasar Segamas mencapai Rp 1,2 miliar.
Tahun ini, Pemkab Purbalingga menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan dan Dana Tugas Pembantuan (TP) sebesar Rp 10 miliar lebih. Anggaran akan digunakan untuk revitalisasi empat pasar rakyat dengan DAK, dan satu pembangunan pasar dengan dana TP.
Dana untuk pasar rakyat sebesar Rp 4,7 miliar dan untuk TP sebesar Rp 6 miliar. Empat pasar yang akan dibangun menggunakan DAK Kementerian Perdagangan RI yakni Pasar Segamas di bagian kios anyaman, Pasar Rakyat Cipaku (Mrebet), Pasar Rakyat Kertanegara, dan Pasar Rakyat Kaligondang. (tya/sus)