CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Akses jalan desa yang sempat terputus akibat longsor dan pergerakan tanah di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, kini mulai kembali normal.
Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan darurat di sejumlah titik terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, penanganan dilakukan sejak beberapa hari terakhir dengan melibatkan BBWS Citanduy, UPTD PKBD Majenang, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa setempat.
"Jalan penghubung antar-dusun saat ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat setelah dilakukan pembersihan dan perbaikan darurat," kata Taryo, Rabu (20/5/2026).
Sebelumnya longsor di Dusun Cikadu dan Dusun Pasirmanggu, Desa Bingkeng sempat menutup akses jalan antar dusun dan antar RW. Material longsor juga menimbun area persawahan serta menyumbat saluran drainase warga.
BACA JUGA:Longsor dan Tanah Gerak Landa Dayeuhluhur, Rumah Warga Retak hingga Jalan Amblas
Selain longsor, pergerakan tanah di Dusun Pasirmanggu juga menyebabkan badan jalan retak dan nyaris putus sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Menurut Taryo, alat berat diterjunkan sejak 14 Mei 2026 untuk mempercepat proses pembersihan material longsor.
"Akses jalan desa kini sudah bersih dan kembali bisa dilalui masyarakat," lanjutnya.
Tidak hanya membersihkan material longsor, tim gabungan juga melakukan penanganan darurat untuk mencegah kerusakan susulan.
Di antaranya dengan menguruk jalan yang amblas, memasang pancang batang pohon pada tebing jalan, serta membuat saluran drainase baru untuk mengalihkan aliran air.
"Jalan yang amblas juga kita uruk, kemudian drainase yang rusak kita buatkan saluran baru," tandasnya.
Meski kondisi di Desa Bingkeng mulai membaik, BPBD Cilacap menyebut wilayah Desa Dayeuhluhur masih membutuhkan perhatian dan kewaspadaan karena potensi pergerakan tanah masih bisa terjadi. ***