KEBUMEN – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui agenda rutin Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Ini bertajuk "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge", kegiatan ini diselenggarakan di Balai Pertemuan Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, pada Rabu (22/4).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, didampingi jajaran Dinas Kesehatan PPKB, Forkopimcam Ayah, serta Pemerintah Desa Watukelir.
Sekretaris Dinas Kesehatan PPKB, Ida Indrayani Achmal, menjelaskan kegiatan ini didukung oleh tenaga medis dari RS Purwogondo yang menerjunkan dua dokter spesialis, serta bantuan dari PMI, Baznas, Puskesmas Ayah, IDI, PPNI, hingga KUA Kecamatan Ayah.
"Lokasi di Desa Watukelir ini dipilih langsung oleh Ibu Bupati. Tujuannya sangat jelas, yakni mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat di daerah terpencil serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat demi mendongkrak derajat kesehatan di seluruh wilayah Kebumen," ujar Ida Akmal.
Selain pengobatan gratis, diserahkan pula bantuan sosial (bansos) bagi 50 penerima manfaat. Meski demikian, untuk agenda khitan massal hanya diikuti oleh satu peserta. Hal ini dikarenakan pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan masa ujian sekolah serta masih kuatnya kepercayaan masyarakat setempat terhadap pemilihan "hari baik" untuk melangsungkan khitanan.
BACA JUGA:Kendaraan Roda 3 Tabrak Tobong Bata di Desa Kedungwinangun Kebumen
BACA JUGA:Disdikpora Kebumen: Sumbangan Sekolah Boleh Asal Tanpa Paksaan
Bupati Lilis Nuryani mengajak warga untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga medis yang hadir.
"Alhamdulillah, hari ini ada dokter spesialis kandungan dan penyakit dalam dari RS Purwogondo. Bapak dan Ibu yang memiliki keluhan kesehatan, seperti sakit lutut atau keluhan lainnya, silakan disampaikan agar segera mendapatkan penanganan dan obat yang tepat," tutur Bupati Lilis.
Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Kebumen konsisten menggelar kegiatan serupa sebanyak dua kali dalam sebulan. Fokus utamanya adalah memastikan kesehatan ibu hamil untuk mencegah stunting, memantau kesehatan balita, ibu menyusui, hingga para lansia.
"Saya melihat Desa Watukelir memiliki potensi alam yang luar biasa, sawahnya subur dan pemandangannya indah. Saya berharap masyarakat di sini terus saling mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah agar kesejahteraan kita meningkat bersama," ucapnya. (mam)