Rekomendasi Solar Dikebut, Petani di Banyumas Diminta Segera Tanam

Kamis 23-04-2026,14:05 WIB
Reporter : Fijri Rahmawati
Editor : Ali Ibrahim

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID — Penyuluh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sumpiuh sibuk melayani pemilik traktor sawah yang mengajukan surat keterangan rekomendasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Lonjakan pengajuan ini terjadi di tengah dorongan percepatan tanam menghadapi potensi kemarau lebih awal.

Pemilik traktor sawah Rochman menceritakan mesin traktor saat musim panen dialihfungsikan menjadi alat perontok padi. Kondisi itu membuat pengajuan surat rekomendasi pembelian solar baru dilakukan setelah masa panen selesai.

“Mengingat mesin traktor dicopot untuk mesin treser padi, jadi baru mengajukan surat rekomendasi,” kata Rochman. Ia menyebut kebutuhan solar menjadi krusial saat alat kembali difungsikan untuk pengolahan lahan.

Surat keterangan rekomendasi yang dibawa pemilik traktor sawah memuat usulan alokasi volume solar. Prosesnya harus melalui tahap verifikasi oleh dinas terkait sebelum akhirnya keluar rekomendasi pembelian ke lembaga penyalur.

Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Sumpiuh Fitriana mengatakan pemilik traktor yang telah memperoleh rekomendasi diminta segera mengolah lahan. Langkah ini penting agar program percepatan tanam menuju swasembada berkelanjutan dapat berjalan sesuai target.

BACA JUGA:Tanam Duluan Risiko Mengintai, Petani di Banyumas Diminta Siaga Kemarau

“Rekomendasi BBM sudah dibuat, pemilik traktor segera olah lahan biar cepat tanam,” ujar Fitriana, Kamis (23/4). Ia menegaskan waktu tanam menjadi faktor krusial dalam menjaga produktivitas pertanian.

Petani dan pemilik traktor sawah juga diminta tidak mengulur waktu yang berpotensi membuat pola tanam mundur. Apalagi, prediksi musim kemarau diperkirakan datang lebih awal dan berlangsung lebih lama dari biasanya.

BPP Kecamatan Sumpiuh mencatat hingga pekan akhir April baru petani di Desa Selanegara yang mulai menanam bibit padi. Kondisi ini menjadi perhatian karena sebagian petani lain belum memulai tahapan awal tanam.

Fitriana menekankan petani yang belum merendam benih agar segera melakukannya. Percepatan ini diharapkan mampu mengejar ketertinggalan musim tanam dan menjaga ketahanan pangan. ***

Kategori :