PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Banyumas masih menjadi pekerjaan rumah besar. Dari total panjang jalan kabupaten mencapai 1.679,41 kilometer, sekitar 46 persen di antaranya masih membutuhkan penanganan, sementara 44 persen lainnya masuk kategori tidak mantap.
Data tersebut menunjukkan masih banyak ruas jalan yang memerlukan perhatian serius. Sejumlah jalan di wilayah perkotaan bahkan disebut sudah lebih dari satu dekade belum tersentuh perbaikan.
Kepala Bidang Jalan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum Banyumas, Rusli Kurnia, mengakui kondisi tersebut. Ia menyebut keterbatasan penanganan di masa lalu membuat kualitas sejumlah ruas jalan menurun signifikan.
“Kami menyadari beberapa ruas jalan di wilayah perkotaan Purwokerto sudah lama tidak tersentuh perbaikan, bahkan ada yang lebih dari sepuluh tahun,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan perlunya percepatan perbaikan infrastruktur.
BACA JUGA:Anggaran Jadi Tantangan Perbaikan Jalan di Kebumen, Ruas Buluspesantren-Kebumen Mulai Diperbaiki
Sebagai langkah percepatan, DPU Banyumas terus menggenjot perbaikan di berbagai titik. Salah satunya melalui pengaspalan di ruas Jalan Kapten Piere Tendean, tepatnya di depan SPN 8 Purwokerto.
Pengerjaan dilakukan secara intensif dalam satu malam untuk meminimalkan gangguan lalu lintas. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Rusli menyebut, percepatan tersebut sejalan dengan tagline Bupati Banyumas, “Tiada Hari Tanpa Pengaspalan Jalan”. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur secara bertahap.
“Pengaspalan kami kebut semalam suntuk, agar paginya bisa digunakan masyarakat. Kalau siang, bisa mengganggu mobilitas masyarakat,” katanya. Metode ini dinilai efektif menjaga kelancaran aktivitas warga.
BACA JUGA:April, Ruas Jalan Gandrungmanis–Gintungreja Cilacap Diperbaiki
Pengaspalan di ruas tersebut memiliki panjang sekitar 450 meter dengan lebar antara 6,5 hingga 7,5 meter. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program unggulan Pemkab Banyumas melalui Trilas.
Program tersebut difokuskan pada percepatan perbaikan infrastruktur di berbagai wilayah. Dampaknya mulai dirasakan masyarakat, terutama pengguna jalan di kawasan dengan mobilitas tinggi.
Sebelumnya, kondisi jalan rusak dinilai cukup mengganggu kenyamanan berkendara. Kini, dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.
Rusli menambahkan, pemerintah akan memastikan perbaikan jalan dilakukan secara bertahap dan merata. Hal ini mencakup wilayah perkotaan hingga daerah pinggiran.
BACA JUGA:Pasar Wage Disiapkan Hadap Jalan Jenderal Soedirman, Pemkab Banyumas Siapkan Penataan Kawasan