Jelang Lebaran 2026, Harga Daging Sapi di Purbalingga Naik Jadi Rp 143 Ribu per Kilogram

Senin 09-03-2026,15:23 WIB
Reporter : Aditya Wisnu Wardana
Editor : Bayu Indra Kusuma

PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026, harga sejumlah komoditas bahan pokok di Kabupaten Purbalingga mulai merangkak naik.

Kenaikan harga terjadi pada beberapa komoditas, di antaranya daging sapi, daging ayam broiler, serta cabai rawit hijau.

Hal tersebut diketahui dari Laporan Perkembangan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di pasar rakyat Kabupaten Purbalingga yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Purbalingga, Senin (9/3/2026).

Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop UKM Kabupaten Purbalingga, Wasis Pambudi, mengatakan dari hasil pemantauan harga daging sapi mengalami kenaikan sebesar Rp 3 ribu per kilogram.

BACA JUGA:Ramadan Baru Pekan Kedua, Harga Daging Sapi di Banjarnegara Tembus Rp150.000 per Kilogram

"Saat ini daging sapi dijual dengan harga Rp 143 ribu per kilogram. Pekan lalu masih dijual Rp 140 ribu per kilogram," katanya.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas daging ayam broiler atau ayam potong. Saat ini harga ayam broiler dijual di kisaran Rp 42 ribu hingga Rp 43 ribu per kilogram.

"Pekan lalu masih dijual di kisaran Rp 41 ribu per kilogram," tambahnya.

Selain itu, harga cabai rawit hijau juga mengalami kenaikan di tengah tren menurunnya harga beberapa jenis cabai lainnya.

BACA JUGA:Masuk Ramadan, Harga Daging Sapi di Pasar Panican Purbalingga Naik dari Rp120 Ribu Jadi Rp150 Ribu

Harga cabai rawit hijau naik dari Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 42.500 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit merah masih terpantau stabil di kisaran Rp 90 ribu hingga Rp 90.500 per kilogram.

Begitu pula harga telur ayam ras yang masih dijual di kisaran Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Wasis Pambudi memperkirakan harga bahan pangan, khususnya daging sapi dan daging ayam, masih berpotensi mengalami kenaikan hingga mendekati Lebaran. Hal tersebut disebabkan meningkatnya permintaan masyarakat pada momen menjelang Hari Raya Idulfitri.

Meski demikian, ia memastikan ketersediaan stok bahan pokok di Kabupaten Purbalingga masih aman dan mencukupi. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan bahan pangan di pasaran. (***)

Tags :
Kategori :

Terkait