KEBUMEN - Hujan deras disertai angin kencang memicu bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Kebumen. Tidak ada laporan korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini. Namun kerugian material ditaksir jutaan rupiah.
Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto menyampaikan, hujan deras memicu bencana tanah longsor di Dukuh Romagunung RT 2 RW 2 Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor, Kamis (26/2). Tak kuat menahan hujan, tebing sepanjang 10 meter dengan tinggi 7 meter di wilayah tersebut longsor dan mengancam rumah milik Suratno, warga setempat.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerusakan tergolong ringan, namun kondisi hingga kini belum tertangani," ujar Heri.
Di sisi lain, bencana juga terjadi di Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele. Sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah seorang warga. Heri Purwoto menyampaikan peristiwa tersebut terjadi di Dukuh Slirap RT 01 RW 03, Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele Kamis (26/2).
BACA JUGA:Stadion Candradimuka Akan Jadi Kawasan Tertutup
BACA JUGA:Jembatan Desa Pekuncen Kecamatan Sempor Ambles, Akses Warga Terhambat
"Angin kencang merobohkan pohon jenitri yang kemudian menimpa dapur rumah milik Ibu Sanem (68) di Dukuh Slirap RT 01 RW 03, Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele," ujar Heri Purwoto, Jumat (27/2).
Akibat kejadian tersebut, bagian atap dapur mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Heri menyampaikan pendataan telah dilakukan dan penanganan terus berjalan melalui koordinasi bersama Forkompimcam, pemerintah desa, Destana, dan masyarakat setempat.
"Warga bersama unsur terkait melaksanakan kerja bakti untuk mempercepat perbaikan. Kebutuhan mendesak berupa material bangunan seperti balok kayu, seng, kaso, reng, dan kalsiboard masih diperlukan guna pemulihan dapur yang terdampak," ujar Heri. (cah)