Banner v.2

Stadion Candradimuka Akan Jadi Kawasan Tertutup

Stadion Candradimuka Akan Jadi Kawasan Tertutup

Kompleks Stadion Candradimuka dirancang akan menjadi kawasan tertutup (closed area). --

KEBUMEN - Guna menjamin keamanan dan ketertiban, nantinya seluruh kompleks Stadion Candradimuka akan diubah menjadi kawasan tertutup (closed area). 

Akses masuk dan keluar akan dipusatkan melalui sistem satu pintu (single gate) yang rencananya di sisi Selatan, sehingga pengawasan terhadap aktivitas di dalam Sport Center dapat dilakukan secara lebih optimal.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga, Tri Mujiyanto, memaparkan detail pengembangan kawasan stadion. Di tahun 2026, Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar khusus untuk rumput dan Rp 5,7 miliar untuk pengembangan Sport Center.

Rencana pengembangan ini akan berfokus pada perluasan lahan ke arah barat seluas kurang lebih satu hektare, yang membentang hingga berbatasan langsung dengan Perumahan Arungbinang. 

BACA JUGA:Jembatan Desa Pekuncen Kecamatan Sempor Ambles, Akses Warga Terhambat

BACA JUGA:Tekan Lonjakan Harga, Distapang Kebumen Gelar GPM

"Akan ada berbagai fasilitas olahraga baru, mulai dari dua venue basket yang terintegrasi dengan lapangan voli, venue tenis, hingga fasilitas wall climbing dan lapangan panahan," tuturnya.

Area barat ini didesain secara multifungsi; selain sebagai pusat olahraga, akan tersedia jogging track yang juga dapat difungsikan sebagai kantong parkir, pusat kuliner, hingga lintasan road race.

Untuk  menjamin keamanan dan ketertiban,  kompleks Stadion akan diubah menjadi kawasan tertutup.

Disampaikannya, transformasi ini juga berdampak pada penataan lingkungan di sekitar stadion. Area depan stadion akan dibebaskan untuk pembangunan trotoar yang lebih luas bagi pejalan kaki. 

BACA JUGA:Jembatan Desa Pekuncen Kecamatan Sempor Ambles, Akses Warga Terhambat

Beberapa bangunan seperti sejumlah warung, pos siaga Dinsos PPKB, dan TPS 3R akan direlokasi demi estetika dan kenyamanan akses.

Perubahan status stadion menjadi area tertutup berdampak pada pengalihan arus lalu lintas. Jalan tembus Arungbinang-Sarbini nantinya masuk dalam kompleks stadion, sehingga pengendara dari arah Jalan Arungbinang tidak lagi bisa melintasi jalur tersebut menuju Jalan Dr Moehiman atau Simpang Empat Cincin Kota.

Langkah ini diambil agar Stadion Candradimuka tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi menjadi pusat kegiatan olahraga yang modern, rapi, dan membanggakan bagi warga Kebumen. (mam)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: