KEBUMEN - Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan atap gudang dan kamar mandi SD Negeri 2 Kritig, Kecamatan Petanahan mengalami kerusakan.
Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto menyampaikan peristiwa terjadi Senin, (29/12) dini hari.
"Hujan dengan intensitas tinggi mulai terjadi sejak Minggu malam, 28 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan atap gudang dan kamar mandi sekolah dengan ukuran total sekitar 10 × 3 meter ambruk Senin sekitar pukul 00.30 WIB," ujar Heri, kemarin (30/12).
Di bagian lain, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman membenarkan kejadian ini. Bangunan yang terdampak merupakan gudang penyimpanan barang yang sudah tidak terpakai.
BACA JUGA:Pemkab Kebumen Sediakan 20 ribu Makanan Gratis Saat Malam Tahun Baru, Tak Ada Pesta Kembang Api
BACA JUGA:Wajah Baru Alun-Alun Pancasila Kebumen Tarik Minat Pengunjung Luar Kota
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang guru, Nur Hasanah, saat datang ke sekolah. Ia kemudian menghubungi saksi lain, Hartanto, untuk memastikan kondisi bangunan lain di lingkungan sekolah. Hasil pengecekan menunjukkan kerusakan tidak hanya terjadi pada satu titik.
Atap toilet di sebelah utara gudang juga roboh, sementara bangunan gudang lain di dekat kantor guru berada dalam kondisi rawan ambruk karena struktur kayu penyangganya hampir patah.
Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menduga robohnya atap bangunan disebabkan oleh kondisi kayu usuk dan reng yang sudah lapuk, diperparah hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada malam sebelumnya. “Struktur kayu sudah tidak kuat menahan beban,” ujar Kompol Faris.
Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 6 juta. Polisi bersama Koramil, BPBD, PMI, dan petugas pemadam kebakaran membantu proses evakuasi serta memastikan tidak ada bagian bangunan lain yang membahayakan. (cah)