BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID - Kerusakan rumah terdampak tanah bergerak di Gerumbul Karangbanar Desa Ketanda Kecamatan Sumpiuh terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat sudah terdapat 42 rumah rusak, Minggu (16/11).
Koordinator Zona 1 Wilayah Banyumas Timur BPBD Kabupaten Banyumas Saeful Amin menjelaskan hingga hari ini masih terjadi pergerakan tanah di Desa Ketanda.
"Warga terdampak yang mengungsi terpusat di balai desa ada 37 jiwa dan mengungsi di rumah warga atau saudara ada 29 jiwa," rinci Saeful.
Pagi hingga siang, warga terdampak tanah bergerak pulang untuk beraktivitas. Diantaranya memberi makan ternak peliharaan mereka. Juga, yang keseharian berprofesi sebagai penderes tetap menderes nira ke lokasi yang aman dari potensi tanah longsor.
BACA JUGA:Bencana Tanah Bergerak di Desa Maribaya, Dua Rumah Roboh dan 20 KK Mengungsi
Ketika sore hari, warga kembali ke pengungsian di Aula Kantor Desa Ketanda maupun rumah warga. Siti Solikhatun mengatakan keseharian dirinya merupakan pedagang yang berjualan di sekolah. Meski mengungsi tetap berdagang di SD lalu berpindah ke MTs.
"Sedang kita upayakan hunian sementara dan hunian tetap untuk warga terdampak," sambung Saeful.
Namun demikian, BPBD Kabupaten Banyumas mencatat masih ada warga yang memilih untuk tetap bertahan. Warga tiga rumah belum mau mengungsi. Mereka tinggal bersamaan di satu rumah. (fij)