RADARBANYUMAS.CO.ID - Dunia investasi Indonesia Tengah menyambut kehadiran saham terbaru yang akan melakukan penawaran perdana atau biasa disebut Initial Public Offering atau IPO.
Penawaran umum ini dapat menjadi cikal bakal berkembangnya jasa atau produk barang di mata public dan nilai dari produk barang atau jasa semakin meningkat.
Saat ini setidaknya aka nada 8 emiten baru yang terbuka termasuk IPO Lighthouse. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) kini terdaftar 8 perusahaan yang masuk ke dalam Pipeline IPO Bursa.
Dari 8 perusahaan emiten ini ada 4 calon yang menjadi bagian Perusahaan dengan aset berskala fantastis yakni mencapai Rp 250 miliar.
BACA JUGA:IHSG Pecah Rekor Baru, Saham Blue Chip dan Asing Jadi Penggerak
BACA JUGA:Saham CUAN Sebesar 0,88 Berhasil Prajogo Pangestu Jual, Inilah Pengaruh Terhadap MSCI!
Nilai calon emiten yang fantastis menjadi unjuk gigi asset Perusahaan bernilai tinggi dan bermutu baik dengan kualitas terbaiknya. Oleh karena itu, penawaran mereka memberikan kesempatan emas.
Kabar Terbaru Jajaran Saham Akan Masuk Ke Dalam IPO
Dari Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bahwa sampai tanggal 15 Agustus 2025 telah terdaftar 22 perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia sampai dana yang terhimpun mencapai Rp 10,39 Triliun.
“Hingga saat ini, terdapat juga delapan Perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” Ujar Nyoman pada hari Senin tanggal 18 Agustus 2025.
Dari delapan Perusahaan ini yang masuk ke dalam Pipeline terdiri dari empat Perusahaan dengan kategori skala aset yang besar mencapai Rp 250 miliar.
BACA JUGA:Saham COIN dan FUTR Menguat Saat IHSG Naik ke Level 7.560
BACA JUGA:Rebalancing MSCI Dijadwalkan 7 Agustus, Ini 4 Saham yang Diincar Mirae
Sementara empat Perusahaan lainnya dalam skala menengah dengan asset mencapai Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar.
Baik berskala menengah maupun masuk ke dalam daftar pipeline, deretan calon emiten sukses berikan mutu terbaiknya dalam produk jasa dan barang.