Kali Cawang Digarap Jadi Objek Wisata

Senin 02-07-2018,10:25 WIB

SUMPIUH-Desa Banjarpanepen Kecamatan Sumpiuh, terus berupaya mewujudkan diri sebagai desa wisata. Setelah membuka Watu Jonggol, giliran Kali Cawang tengah dalam pengembangan. Meski masih dalam proses, Kali Cawang saban hari tidak pernah sepi pengunjung. Hidupnya kembali ritual kungkum atau berendam pada malam purnama bulan Sya'ban Mei 2018 lalu, menjadi titik tersingkapnya pesona Kali Cawang. SUSUR SUNGAI : Pengunjung menyusuri sungai dan bermain ayunan. (FIJRI RAHMAWATI/RADARMAS) "Setiap hari Kali Cawang selalu ramai. Sejak ramai, jualan mangkal di sini," ujar Tri Subekti, pedagang bakmi keliling yang mangkal di Kali Cawang. Kepala Desa Banjarpanepen, Mujiono menjelaskan, di Kali Cawang belum diberlakukan tiket masuk. Sebab, pembangunan Kali Cawang belum rampung. "Masih banyak yang akan dibenahi. Misalnya penambahan kolam renang dan taman serta berbagai wahana belum jadi. Sekarang baru ada satu rakit, ayunan dan penataan taman," kata Mujiono. Dia mengakui, Kali Cawang sebagai objek wisata berbasis sungai, tentu tidak luput dari ancaman banjir. Namun dia menegaskan, banjir bukan halangan untuk pengembangan Kali Cawang. "Banjir justru membawa berkah. Banjir membawa banyak batu dari atas dan batu bisa digunakan untuk pembangunan objek wisata. Lagi pula banjir tidak seperti dulu sampai semingguan. Sekarang banjir cuma dalam hitungan jam sudah surut," papar Mujiono (fij)

Tags :
Kategori :

Terkait