Di pengujian Geekbench pun, skornya lumayan meyakinkan: 1.273 poin untuk single-core dan 3.844 buat multi-core.
Jadi buat kamu yang butuh performa cepat tapi nggak mau overpaying, ini udah cukup banget.
Urusan kamera, jangan meremehkan merek yang satu ini. Tiga kamera belakangnya sama-sama 50 MP: satu utama, satu portrait, dan satu ultrawide.
Yang dulunya cuma 13 MP buat ultrawide, sekarang ikut naik kelas. Buat selfie juga nggak kalah.
BACA JUGA:Snapdragon vs MediaTek 2025, Perbandingan SoC Terbaik untuk HP
BACA JUGA:Perbandingan HP OLED vs LCD: Kelebihan dan Kekurangan
Kamera di cover screen dan layar utama sama-sama 32 MP. Gambar jernih, hasil selfie pun tajam, cocok banget buat yang doyan upload story atau nge-vlog langsung dari HP.
Baterainya juga nggak main-main. Kapasitasnya 5.750 mAh—lumayan jumbo dibanding banyak foldable lain yang biasanya nanggung.
Dan biar makin enak, udah didukung fast charging 70W. Dari kosong ke 50% katanya bisa ditembus dalam waktu 20 menitan.
Plus, udah ada wireless charging 15W dan reverse charging juga. Jadi, kamu bisa jadi powerbank berjalan kalau lagi baik hati.
BACA JUGA:Second Life Smartphone: Apa yang Bisa Kamu Lakuin Sama HP Bekas?
BACA JUGA:Kenapa Update Android Sering Telat? Ini Dalang di Balik Drama Fragmentasi
Di sisi konektivitas, fitur-fitur standarnya lengkap: Bluetooth 5.3, NFC, Wi-Fi 6E, dual SIM, dan fingerprint di layar.
Sensor-sensornya juga nggak pelit, semua ada. Udah kayak flagship beneran, tapi lebih budget friendly. Lalu gimana soal harganya di 2025? Ini dia yang bikin HP ini makin dilirik.
Per Juni 2025, harga Phantom V2 Fold ini udah mulai dari Rp 15,5 juta, dan rata-rata toko resminya jual di kisaran Rp 17,5 juta.
Kalau dapet harga Rp 16 juta ke bawah? Berarti kamu beruntung banget, karena di range itu, kamu dapet foldable dengan fitur flagship dan performa solid.