Banner v.2

Dari Rumah Jadi Ring Tinju, Jadi Wadah Positif Remaja Kebumen

Dari Rumah Jadi Ring Tinju, Jadi Wadah Positif Remaja Kebumen

Para atlet tinju berlatih di sasana Lawet Boxing Camp.--

Lawet Boxing Camp, Candradimukanya Petinju Kebumen

Kendati kota kecil, Kabupaten Kebumen tak lepas dari persoalan kenakalan remaja. Seringkali tawuran pelajar terjadi bahkan meresahkan warga masyarakat.  Dari situlah, muncul ide Fuji Fayono, warga Desa Kawedusan, Kecamatan Kebumen untuk membuatkan wadah yang positif. Pilihannya, pria yang akrab disapa Puji Tato itu  memilih jalur olahraga khususnya cabang tinju

CAHYO KUNCORO, Kebumen

Dengan segala keterbatasan disertai niat baik, Puji Tato menggunakan rumahnya di Gg. Srandil No.84, Desa Kawedusan, sebagai sasana tinju sederhana pada tahun 2023 lalu.

"Lawet Boxing Camp ini kami dirikan untuk menyalurkan bakat olahraga remaja, mengubah energi negatif dari potensi perkelahian jalanan menjadi prestasi olahraga tinju yang positif, sekaligus menjadi wadah pembinaan agar anak-anak tidak terlibat kenakalan remaja,"ujar pria pendiri sekaligus pemilik Lawet Boxing Camp, itu kemarin (15/1).

Awalnya sasana tersebut hanya digunakan untuk latihan pribadi anaknya yang memiliki minat di olahraga tinju. Namun seiring banyaknya anak muda yang tertarik, akhirnya dibuka untuk umum dan berkembang menjadi komunitas pembinaan. "Awalnya ini hanya untuk latihan anak saya karena dia suka tinju. Tapi karena banyak yang tertarik, akhirnya kami buka untuk umum," ujarnya.

Latihan di Lawet Boxing Camp dilakukan secara terprogram mulai dari footwork, teknik dasar, hingga variasi latihan. Jadwal latihan rutin dilaksanakan tiga kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat pukul 15.30 hingga 18.00 WIB.

Peserta latihan berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen seperti Kecamatan Alian, Sruweng, dan Adimulyo, namun mayoritas berasal dari wilayah Kebumen kota. Rata-rata anggota merupakan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

Puji Tato berharap melalui kegiatan ini anak-anak yang memiliki hobi tinju dapat lebih terarah, disiplin, serta berpeluang meraih prestasi.

Para atlet binaan Lawet Boxing Camp juga diarahkan untuk mengikuti berbagai kompetisi, mulai dari Pekan Olahraga Daerah (Porda) hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sasana ini terbuka untuk umum bagi siapa pun yang berminat belajar tinju.

"Siapa pun boleh datang dan bergabung. Nanti akan belajar bareng dan diarahkan oleh pelatih. Pelatih kami adalah atlet aktif dan praktisi, bahkan ada pelatih perempuan yang merupakan mantan atlet PON Boxing Kebumen," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: