Real Madrid vs Arsenal: The Gunners Hancurkan Mimpi Madrid

Kamis 17-04-2025,17:31 WIB
Reporter : Faliq Irham
Editor : Susi Dwi Apriani

RADARBANYUMAS.CO.ID - Santiago Bernabéu menjadi saksi bisu kegagalan Real Madrid menaklukkan mimpi Arsenal.

Di leg kedua perempat final Liga Champions 2024/2025 yang digelar Kamis dini hari (17 April 2025), pasukan Mikel Arteta tampil menggila dan menang 2-1.

Arsenal datang ke Madrid dengan kepercayaan diri tinggi setelah unggul 3-0 di leg pertama. Namun, tak ada yang meremehkan kekuatan comeback Real Madrid di Liga Champions, kan?

Pertandingan berjalan panas sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua tim menurunkan skuad terbaiknya demi mengamankan tiket ke semifinal.

BACA JUGA:Timnas Indonesia Incar Naturalisasi Grade A, Ini 5 Nama Potensial Jelang Juni 2025

BACA JUGA:Nova Arianto Buka Suara Usai Indonesia U-17 Dibantai Korea Utara di Perempat Final

Babak Pertama: Serangan Madrid, Ketangguhan Arsenal

Real Madrid tampil dominan dari sisi penguasaan bola, seperti biasa. Tapi Arsenal bukan tim yang bisa diintimidasi begitu saja di atas lapangan.

Serangan demi serangan dilancarkan Vinicius Jr dan kolega ke jantung pertahanan Arsenal. Namun, kokohnya barisan belakang The Gunners membuat frustrasi para pemain tuan rumah.

Gabriel Magalhães dan William Saliba tampil seperti benteng baja, sulit ditembus. Di belakang mereka, David Raya tampil kalem dan sigap menyelamatkan beberapa peluang emas.

Tepat di menit ke-28, Arsenal membuka keunggulan lewat gol cantik dari Bukayo Saka. Lewat kerja sama apik dengan Martin Odegaard, Saka menaklukkan Lunin dengan sepakan mendatar ke pojok gawang.

BACA JUGA:Hasil Real Madrid vs Arsenal, The Gunners Lolos ke Semifinal

BACA JUGA:Naturalisasi Timnas Indonesia 2025: Deretan Incaran Pemain Keturunan yang Siap Gabung Garuda

Suporter Madrid terdiam sejenak, suasana Bernabéu mendadak hening. Arsenal pun semakin nyaman bermain dan mulai mengontrol tempo pertandingan.

Real Madrid mencoba bangkit lewat lini tengah yang dikomandoi Toni Kroos dan Luka Modrić. Namun intensitas pressing Arsenal membuat distribusi bola Madrid tak berjalan lancar.

Kategori :