Banyak yang awalnya tak menjagokan Arsenal melangkah sejauh ini. Tapi performa mereka musim ini benar-benar menunjukkan bahwa The Gunners bukan tim kemarin sore.
Mikel Arteta dipuji habis-habisan atas taktik dan kedisiplinan timnya. Ia mampu mengombinasikan gaya main menyerang dengan pertahanan yang solid.
Sementara itu, Carlo Ancelotti harus menerima kenyataan pahit tersingkir di kandang sendiri. Padahal, Madrid dikenal punya DNA comeback di Liga Champions yang selalu bikin lawan gemetar.
Kekalahan ini juga menimbulkan tanda tanya besar soal masa depan beberapa pemain senior Madrid. Apakah musim panas nanti akan ada perombakan besar-besaran?
BACA JUGA:Timnas Indonesia U-17 Dibungkam Korea Utara 6-0 di Perempat Final Piala Asia U-17
BACA JUGA:Laga Penuh Aksi, Atletico Bekuk Valladolid 4-2
Pahlawan Arsenal dan Mimpi Eropa
Di sisi lain, Arsenal justru semakin percaya diri untuk memburu gelar Eropa pertama mereka. Fans pun mulai berani bermimpi, “Is this finally our year?”
Bukayo Saka dan Declan Rice tampil luar biasa di dua leg perempat final ini. Mereka menjadi motor serangan yang tak kenal lelah dan kerap menjadi pembeda.
Martin Ødegaard juga menunjukkan kelasnya sebagai kapten sejati. Mantan pemain Madrid itu tampil elegan, dan seolah tahu persis cara menghancurkan mantan klubnya.
Arsenal memang belum tentu juara, tapi kemenangan ini terasa seperti tonggak sejarah baru. Mereka telah mengalahkan raja Liga Champions di kandangnya sendiri.
BACA JUGA: Hancur 0-6 dari Korea Utara, Garuda Muda Tetap Mengantongi Tiket Piala Dunia
BACA JUGA:Hasil Piala Asia U-17 2025: Drama Adu Penalti Warnai Laga Arab Saudi vs Jepang di Perempat Final
Laga melawan PSG di semifinal tentu akan jadi tantangan besar. Tapi dengan performa seperti ini, siapa yang bisa meremehkan Arsenal?
Para pengamat menyebut laga nanti sebagai duel “tim yang sedang haus gelar”. Baik PSG maupun Arsenal sama-sama belum pernah mencicipi trofi Liga Champions.
Siapakah yang Akan Tersenyum Terakhir?
Satu hal yang pasti, Arsenal sudah membuktikan diri sebagai penantang serius musim ini. Mereka bukan cuma numpang lewat di turnamen elit Eropa.
Dengan gaya bermain menyerang, determinasi tinggi, dan kekompakan yang luar biasa, Arsenal tampak seperti tim masa depan. Tapi siapa sangka, masa depan itu datang lebih cepat dari yang dibayangkan?