Dengan tambahan insentif pemerintah, harga bisa lebih murah lagi. Ini akan menjadikan eWX pilihan menarik di segmen mobil listrik kompak.
BACA JUGA:Suzuki Jimny 2025: SUV Legendaris dengan Sentuhan Modern
BACA JUGA:Suzuki S-Presso, City Car Kompak Bergaya SUV yang Irit dan Lincah
Kompetitor dan Persaingan Pasar
Wuling Air ev saat ini menjadi pemimpin segmen city car listrik di Indonesia. Namun kehadiran eWX bisa menjadi penantang serius.
Seres E1 juga menawarkan mobil listrik mungil dengan harga kompetitif. Suzuki perlu menawarkan fitur dan desain yang membedakan.
Keunggulan Suzuki adalah jaringan dealer dan layanan purnajual yang sudah luas. Hal ini bisa menjadi nilai tambah untuk calon pembeli.
Jika Suzuki bisa memberikan layanan after-sales yang baik, eWX akan lebih diterima konsumen. Kepercayaan brand juga menjadi kunci utama.
BACA JUGA:Suzuki Fronx 2025, SUV Kompak yang Siap Bersaing di Kelasnya
BACA JUGA:Suzuki Ertiga Smart Hybrid 2025: Teknologi Baru, Harga Lebih Terjangkau!
Infrastruktur dan Dukungan Pemerintah
Pemerintah terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Targetnya membangun 10.000 SPKLU hingga 2030.
Selain itu, ada insentif PPnBM nol persen untuk mobil listrik produksi lokal. Konsumen juga mendapat diskon pajak kendaraan hingga 80%.
Suzuki bisa memanfaatkan kebijakan ini untuk mempercepat penetrasi eWX ke pasar. Dukungan regulasi menjadi kunci adopsi mobil listrik.
Semakin lengkap ekosistem kendaraan listrik, semakin mudah masyarakat beralih dari kendaraan konvensional. Kolaborasi antara pabrikan dan pemerintah sangat dibutuhkan.
BACA JUGA:Suzuki Grand Vitara, SUV Tangguh dengan Performa yang Handal
BACA JUGA:Suzuki S-Presso, Solusi Ingin Irit Tapi Masih Ragu dengan Mobil Listrik
Peluncuran Suzuki eWX menegaskan bahwa Suzuki serius menggarap pasar mobil listrik Indonesia. Desain kompak dan teknologi efisien jadi andalan utama mobil ini.