Ground clearance yang cukup tinggi memungkinkan mobil tetap stabil di jalan berlubang. Suzuki mempertimbangkan kebutuhan mobilitas harian masyarakat Indonesia.
Dengan bobot ringan, konsumsi daya baterai bisa ditekan untuk efisiensi maksimum. Hal ini juga berdampak pada pengurangan emisi karbon secara keseluruhan.
BACA JUGA:Suzuki Eeco, MPV Baru Hemat BBM Harga Hanya Rp 105 Jutaan
BACA JUGA:Suzuki Ertiga, Mobil Nyaman yang Irit BBM, Simak Harga di April 2025
Spesifikasi Baterai dan Jarak Tempuh
Suzuki menyebut eWX memiliki jarak tempuh sekitar 230 km sekali pengisian daya penuh. Jarak ini cukup untuk keperluan harian di kota besar seperti Jakarta.
Mobil ini kemungkinan dibekali baterai lithium-ion berkapasitas sekitar 20–30 kWh. Kapasitas tersebut umum digunakan pada kendaraan listrik kecil.
Pengisian daya bisa dilakukan di rumah menggunakan soket AC biasa. Untuk pengisian cepat, eWX mendukung fast charging hingga 80% dalam 45 menit.
Efisiensi daya menjadi fokus Suzuki dalam pengembangan mobil listrik kompak ini. Tujuannya agar konsumen tidak khawatir soal jarak dan pengisian.
BACA JUGA:Suzuki Swift Terbaru: Hatchback Modern dengan Performa dan Efisiensi Optimal
BACA JUGA:Suzuki Jimny JB64, Versi Lebih Sederhana dari Jimny JB74 yang Tetap Keren Tapi Lebih Hemat
Sistem Penggerak dan Performa
eWX kemungkinan menggunakan penggerak roda depan (FWD) untuk efisiensi dan kemudahan pengendalian. Tipe ini umum digunakan pada city car modern.
Motor listriknya diperkirakan menghasilkan tenaga sekitar 40–50 hp. Cukup untuk akselerasi ringan dalam lalu lintas kota.
Torsi instan membuat respons gas lebih cepat dari mobil bermesin bensin. Hal ini membantu pengendara saat stop-and-go di kemacetan.
Top speed mobil ini kemungkinan dibatasi sekitar 100–120 km/jam. Fokus utamanya adalah efisiensi, bukan performa kecepatan tinggi.
BACA JUGA:Suzuki Fronx Segera Hadir di Indonesia, Cek Fitur dan Harganya