Sepeda motor matic dilengkapi dengan transmisi otomatis, sehingga jika pedal gas dilepas atau pedal gas dilonggarkan maka kecepatannya akan tidak terkendali.
Oleh karena itu, pada lereng yang curam, kurangi jumlah gasnya sedikit, namun tetap jangan sampai benar-benar kosong. Akselerasi hingga mencapai kecepatan minimal 5-10 km/jam.
3. Penggantian Kampas Rem atau Cakram
Pemeriksaan sebelum berkendara merupakan hal yang sangat penting terutama pada sistem rem sepeda motor matic yang memegang peranan penting.
BACA JUGA:Wajib Tahu! Inilah 8 Tips Penting Merawat Rem ABS Motor Matic
BACA JUGA:3 Tanda Kampas Rem Motor Matic Sudah Harus Diganti
Periksa bantalan rem dan cakram sepeda motor matic Anda secara teratur dan lakukan perawatan rutin. Jika terjadi masalah pada komponen ini maka harus segera diganti untuk mencegah rem sepeda motor matic rusak.
4. Penggunaan Rem Depan dan Belakang Secara Bergantian
Penggunaan rem depan dan belakang secara bergantian untuk mengurangi risiko kegagalan rem sepeda motor matic pada saat yang bersamaan.
Tujuan dari metode ini adalah untuk mendistribusikan beban pada rem dengan baik dan mengurangi risiko panas berlebih.
BACA JUGA:AWAS!! 9 Penyebab Terjadinya Rem Blong pada Motor Matic, Berakibat FATAL
BACA JUGA:5 Kegunaan Tabung Minyak Rem pada Motor Matic
Saat menggunakan pengereman mesin sepeda motor matic, gunakan rem depan dan belakang secara bergantian.
5. Mendinginkan Cakram