2. Jok Keras
Meskipun Honda Vario 160 telah menghadirkan berbagai inovasi dan perbaikan dari generasi sebelumnya, namun masih terdapat beberapa aspek yang menjadi perhatian bagi sebagian pengguna, salah satunya adalah jok yang cenderung keras.
BACA JUGA:8 Langkah Mengganti Oli CVT Motor Matic yang Tepat
BACA JUGA:Pahami Nih! 5 Fungsi Penting Oli CVT Motor Matic
Walaupun secara desain terlihat modern dan menarik, jok yang keras ini dapat menjadi penyebab ketidaknyamanan saat melakukan perjalanan jarak jauh. Bagian bokong pengendara akan mudah merasa panas dan pegal ketika duduk berlama-lama di atas motor ini.
Selain itu, kami juga menemukan bahwa mengunci jok usai dibuka bisa menjadi tugas yang sulit bagi pengendara. Pengendara harus menekan bagian tepi jok dengan lembut namun kuat sampai terdengar bunyi klik untuk memastikan jok terkunci dengan baik.
Kesulitan ini seringkali dirasakan oleh para pemilik Honda Vario 160 di berbagai tempat. Meskipun bukanlah sebuah cacat yang fatal, namun hal ini dapat mengganggu kenyamanan pengguna dalam penggunaan sehari-hari.
Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa meskipun terdapat beberapa kekurangan seperti jok yang keras, Honda Vario 160 tetap menjadi pilihan yang menarik dengan segudang fitur canggih dan performa yang memukau.
3. Cipratan Roda
Meskipun Honda Vario 160 menawarkan berbagai fitur unggul dan penyempurnaan yang menarik, masih terdapat beberapa hal yang tidak disukai dari Motor matic Vario 160, salah satunya adalah masalah cipratan roda.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Motor Matic Adventure yang Cocok Untuk Para Petualang
BACA JUGA:Wajib Tau Nih! 7 Manfaat Rutin Ganti Oli Mesin Bagi Motor Matic, Investasi Keuntungan Berlipat Ganda
Dek bagian tengah yang dirancang untuk menaruh barang sayangnya masih memiliki kecenderungan untuk meloloskan cipratan air dari roda depan saat melewati genangan atau hujan. Hal ini dapat mengganggu kenyamanan pengendara, terutama saat cuaca tidak bersahabat.
Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar pengguna melapisi barang yang diletakkan di bagian tengah dengan plastik saat kondisi hujan, guna menghindari terkena kotoran dari roda depan.
Selain itu, masalah cipratan juga terjadi pada spakbor belakang, yang masih mengirimkan kotoran ketika motor melaju di atas genangan. Cipratan tersebut bahkan dapat mengotori helm pengendara bagian belakang dan mengotori pakaian pengendara.
Untuk mengurangi masalah cipratan roda, pengguna bisa mempertimbangkan untuk memasang aksesori tambahan berupa spakbor tambahan. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi jumlah cipratan yang terjadi saat motor melintasi genangan.