Demam Berdarah Serang Warga Desa Karangtengah Banyumas, Sejak Puasa Sudah Ada Puluhan Warga Dirawat

Rabu 17-04-2024,19:03 WIB
Reporter : Yudhis Fajar
Editor : Yudhis Fajar

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.DISWAY.ID - Warga Desa Karangtengah Kecamatan Kembaran resah dengan banyaknya warga yang terkena Demam Berdarah (DB). Sejak awal puasa lalu disebutkan sudah ada puluhan warga yang 

terjangkit penyakit tersebut.

 

Salah satu warga Karangtengah RT 04 RW 01, Agung Azhari menuturkan, saat ini dia tengah menunggu sang ibu dan paman yang tengah dirawat di RS Sinar Kasih.

"Keduanya sudah dinyatakan positif DB," kata dia. "Hari ini tetangga saya yang juga dirawat di sini sudah boleh pulang," imbuh dia, Rabu (17/4).

 

Agung menuturkan, setidaknya sudah ada puluhan warga di desanya yang terkena DB sejak awal puasa lalu. Menurut dia, sebagian ada yang dirawat di rumah sakit, tapi ada juga yang dirawat di rumah. "Kami sangat berharap ada perhatian dari dinas kesehatan misal dengan mengadakan fogging," katanya.

BACA JUGA:Curi Kotak Amal Masjid, Pria Bertato Asal Banyumas Ditangkap Warga di Desa Klapasawit

 

Agung menuturkan, ibunya yang bernama Endah Dwi Asih dan sang paman yang bernama Rahmat Susanto itu tinggal di RT yang sama. 

"Kami hanya berjarak beberapa rumah saja," kata dia. Sekretaris Desa Karangtengah Kecamatan Kembaran Mahfudin mengatakan, dia memang kerap mendengar warganya mengeluhkan sakit yang serupa. 

"Namun, saya tak berani menyebutnya demam berdarah karena saya bukan dokter yang memeriksa. Hanya warga mengeluhkan sakit yang serupa. Mereka panas dan pegal pegal, ya banyak yang dirawat di rumah sakit," kata dia.

BACA JUGA:Nihil Perusahaan yang Salurkan THR Diluar Batas Waktu

 

Kejadian itu, menurut Mahfudin, sudah sejak sebelum bulan puasa. Jumlah warga yang mengeluhkan sakit itu juga sangat banyak. Dia menuturkan, di salah satu rumah sakit saja, secara bergantian ada 30 lebih warga Desa Karangtengah yang dirawat. "Saya ya hanya dapat informasi, mereka yang dirawat karena trombositnya turun. Itu baru satu rumah sakit, belum warga yang pergi ke rumah sakit lainnya," kata dia.

Kategori :