Alumni MTsN 1 Kebumen Diakui Dunia Internasional
Alumni MTs N 1 Kebumen menembus berbagai perguruan tinggi negeri favorit hingga kampus luar negeri.--
KEBUMEN - Kualitas pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kebumen mendapat pengakuan nasional bahkan internasional. Setidaknya hal ini terlihat dari banyaknya alumni sekolah tersebut yang menembus berbagai perguruan tinggi negeri favorit hingga kampus luar negeri.
Salah satu prestasi paling menonjol datang dari Rizky Alifian Ramadhan. Alumni yang kini menempuh pendidikan di MAN Insan Cendekia Serpong ini berhasil lolos di 15 perguruan tinggi luar negeri.
"Pencapaian tersebut menjadi catatan luar biasa dalam persaingan pendidikan internasional," ujar Guru Bimbingan Konseling MTsN 1 Kebumen, Nur Afii, kemarin (8/4).
Tak hanya itu, sejumlah alumni MTsN 1 Kebumen juga berhasil menembus program studi favorit di banyak perguruan tinggi favorit tanah air. Sebut saja M. Wildan Al Farokhi yang diterima di fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Ghaisan Satya Abbiyyu (Kedokteran Universitas Brawijaya). Juga, Desvida berhasil masuk Pendidikan Dokter Gigi Universitas Gadjah Mada.
BACA JUGA:PCNU Kebumen Siap Kirimkan Tim Terpadu, Dampingi Korban Kasus Pencabulan Anak di Karanggayam
BACA JUGA:Renovasi Tahap II Stadion Chandradimuka Kebumen Ditarget Tahun Ini
Pada bidang teknik, Muchammad Sutejo diterima di Fakultas Teknologi Industri ITB. Zidan Andika Faiz Haryadi lolos Teknik Sipil UGM. Sementara itu, Heksa Rizy Trisnawan melanjutkan studi di bidang teknologi informatika di Universitas Airlangga.
Dominasi juga terlihat di Institut Pertanian Bogor. Ismail Masnahaiba Ahmad serta Dandi Qurohman diterima pada program studi unggulan di kampus tersebut.
Prestasi lain datang dari berbagai kampus. Muhammad Lutfi Habiburahman diterima di Psikologi Universitas Sebelas Maret. Rizky Fajar Pratama lolos Akuntansi Universitas Negeri Semarang. Danial Haday Mochtar masuk Bioteknologi Universitas Diponegoro.
"Ini berkah luar biasa. Prestasi ini membuktikan usaha dan bimbingan yang tepat mampu membawa siswa melampaui batas," ujar Nur Afii. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
