Banner v.2

ASN Banyumas Diminta Naik Transportasi Umum, Respons Kebijakan Hemat Energi

ASN Banyumas Diminta Naik Transportasi Umum, Respons Kebijakan Hemat Energi

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.-JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengusulkan agar bupati, walikota, hingga ASN di lingkup Jawa Tengah berangkat bekerja menggunakan transportasi umum, bersepeda, hingga berlari. Usulan ini sebagai respons dari rencana pemerintah pusat terkait penghematan energi nasional.

Soal itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, pihaknya siap untuk mengikuti jika sudah ada keputusan resmi dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat vertikal sehingga daerah akan menyesuaikan.

"Nanti kalau sudah ada putusan resmi dari pusat maupun dari provinsi, kita pasti akan mengikuti. Karena ini kan vertikal ya, saya dibawahnya Gubernur, dibawahnya Presiden kita akan mengikuti," kata dia.

Ia mendorong, agar ASN di Kabupaten Banyumas bisa menggunakan transportasi umum seperti Trans Banyumas. Ia juga mempersilahkan ASN yang gemar gowes, untuk bersepeda berangkat ke kantor.

BACA JUGA:Apel Perdana Pasca Lebaran, ASN Banjarnegara Diminta Tingkatkan Kinerja dan Integritas

"Harapannya begitu mereka ramai-ramai naik Trans Banyumas. Yang senang sepeda ya sepeda," ujarnya.

Menurutnya, saat ini belum ada petunjuk untuk menerapkan kebijakan Work From Home (WFH). Ia menilai kebijakan tersebut tidak bisa diterapkan secara menyeluruh bagi seluruh ASN.

"Tetapi kalau saya konsepnya WFH itu tidak bisa dilakukan oleh seluruh ASN ada dinas-dinas yang pelayanannya langsung bersentuhan dengan masyarakat, misalkan Dinkes jika ada aduan ya boleh WFH tapi giliran. Ada yang piket seperti di Dindukcapil ya kemudian DPU juga," paparnya.

Sadewo juga meminta agar masyarakat Kabupaten Banyumas tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak masih aman.

BACA JUGA:ASN di Pemkab Cilacap Diminta Jaga Kepercayaan Masyarakat dan Tingkatkan Pelayanan

"Stok BBM menurut informasi dari Hiswana dalam satu bulan cukup. Himbauannya masyarakat kita tidak usah panic buying," pungkasnya.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: