Banner v.2

Masjid di Desa Maduretno Kebumen Dapat Bantuan dari Wapres Gibran

Masjid di Desa Maduretno Kebumen Dapat Bantuan dari Wapres Gibran

BANTUAN Kondisi Masjid Al Fatih, Dukuh Madugawe Desa Maduretno Kecamatan Buluspesantren yang mendapatkan bantuan senilai Rp100 Juta dari Wapres Gibran.--

KEBUMEN - Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuming Raka, membantu pembangunan masjid di sebuah desa kecil di Kabupaten Kebumen. Dana bantuan senilai Rp 100 juta tersebut telah diterima panitia pada 26 Maret 2026.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Fatih, Dukuh Madugawe Desa Maduretno Kecamatan Buluspesantren, Cahyo Kuncoro menyampaikan warga tidak menyangka bakal mendapat bantuan tersebut. "Tak terbayangkan sebelumnya, masjid di kampung seperti ini bisa dapat bantuan dari seorang Wakil Presiden di Jakarta," ujarnya diamini Agus Riyanto, Sekretaris Panitia, Minggu (28/3).

Kebahagiaan dan rasa syukur pun dirasakan segenap warga Dukuh Madugawe Desa Maduretno. Kadus Madugawe, Nurwahid tak henti-hentinya mengucapkan rasa syukur.

Sebagai tindak lanjut, warga kemudian menggelar musyawarah pada Sabtu malam (27/3). Disepakati dana tersebut bakal digunakan untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas MCK yang tengah dibangun, serta untuk membangun tembok masjid yang saat ini masih terbuka. "Ndilalah saat ini keuangan sedang menipis, jadi bantuan dari Beliau Pak Wapres sangat berarti," ujarnya.

BACA JUGA:Sempor masih Jadi Kecamatan Termiskin di Kebumen, Pemkab Beri Perhatian Serius

BACA JUGA:Bocah di Kebumen Tersesat Saat Bersepeda, Polisi Kembalikan ke Keluarga

Masjid Al A Fatih mulai dibangun pada April 2025, bertepatan dengan bulan Syawal atau momen lebaran tahun lalu. Pembangunan masjid ini berasal dari wakaf tanah H Supono yang warga Yogyakarta. Selain wakaf tanah, H Supono juga memberikan bantuan awal pembangunan masjid sebesar Rp 60 juta.

Adapun pembangunannya dilakukan warga setempat. Ditambah bantuan para donatur, masjid tersebut hingga April 2026, tengah menyelesaikan bangunan utama masjid berikut MCK. Sejauh ini, masjid telah menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta. Meski belum sepenuhnya rampung, masjid saat ini telah dipergunakan warga setempat untuk beribadah. (cah)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: