Arus Mudik Tembus 1 Juta Kendaraan, Volume Lalin Banyumas Turun Dibanding Tahun Lalu
Lalu lintas simpang tiga SPBU Ajibarang pada Minggu (29/3/2026) siang, nampak ramai lancar.-DIMAS PRABOWO/RADARMAS-
PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Volume lalu lintas keluar masuk Kabupaten Banyumas melalui jalur Ajibarang-Bumiayu tembus lebih dari satu juta kendaraan selama periode Lebaran 2026. Data tersebut dihimpun dari traffic counting di titik pantau Pekuncen.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Banyumas, total kendaraan sejak H-8 hingga H+7 Lebaran mencapai 1.039.738 kendaraan. Meski tinggi, angka ini menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.266.272 kendaraan.
Kondisi arus balik juga dirasakan pemudik yang memilih waktu perjalanan lebih longgar. Salah satunya Sumanto, pemudik asal Kemranjen, yang baru kembali ke rantau pada H+8 atau Minggu (29/3).
Ia memilih menggunakan kendaraan pribadi dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas. Informasi banjir di jalur Ketanggungan Brebes sebelumnya juga menjadi bahan pertimbangan.
BACA JUGA:Konsumsi BBM Naik Saat Mudik , Pertamina Ajak Hemat Energi
"Mau masuk Cikampek. Alhamdulillah siang ini (Minggu) dari masuk Wangon sampai ke Bumiayu lancar. Mulai lengang," katanya kepada Radarmas.
Sumanto juga berharap dengan memilih waktu balik lebih akhir dapat menghindari kepadatan. Ia mengaku tidak ingin terjebak macet panjang seperti yang terjadi sehari sebelumnya di Pejagan.
Sementara itu, Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banyumas Sugeng Pujiono, SH menyampaikan adanya peningkatan volume kendaraan pada H+7. Namun, peningkatan tersebut tidak terlalu signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
BACA JUGA:Travel Pemudik Lampung Terjungkir di Kemranjen Banyumas, Enam Orang Luka
Total volume kendaraan dua arah pada H+7 Sabtu (28/3) tercatat sebanyak 63.730 kendaraan. Angka ini tetap lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai 84.906 kendaraan.
"Catatan pergerakan kendaraan sangat terbatas terjadi pukul 23.00 hingga 24.00 WIB karena padatnya lalulintas," terang Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Banyumas Sugeng Pujiono, SH.
Ia menjelaskan, selama 15 hari masa pengamatan, pergerakan kendaraan mengalami fluktuasi. Puncak arus terjadi pada H+1 Lebaran atau Minggu (22/3).
Pada hari tersebut, volume kendaraan bahkan menembus lebih dari 100 ribu kendaraan. Setelah itu, data bergerak dinamis hingga H+7 dan berakhir pada H+8 atau Minggu (29/3).
BACA JUGA:Melihat Inovasi Wayang Sedulur Mudik dan Kopi Jaga Dalan Satlantas Polres Purbalingga
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
