Banner v.2

Kasus Pembunuhan WN Singapura Terungkap, Ini Motifnya

Kasus Pembunuhan WN Singapura Terungkap, Ini Motifnya

Kapolresta Cilacap tunjukkan beberapa barang bukti tindak pidana pembunuhan warga negara Singapura.-JULIUS/RADARMAS-

CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap warga negara Singapura berinisial SS (80), yang jasadnya ditemukan di Sungai Citanduy, Cilacap akhirnya terungkap.

Aksi tersebut diduga kuat dilatarbelakangi rasa cemburu terkait hubungan pribadi korban.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengatakan, korban diketahui memiliki kedekatan dengan seorang perempuan berinisial L, yang sebenarnya telah memiliki pasangan.

"Motif sementara yang kami temukan adalah cemburu. Korban ini dekat dengan seorang perempuan, sementara perempuan tersebut sudah memiliki pacar," ujarnya, Minggu (29/3/2026).

BACA JUGA:Misteri Jasad WN Singapura di Sungai Citanduy Terungkap, Korban Ternyata Dibunuh

Kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di aliran Sungai Citanduy, Kecamatan Wanareja, pada Jumat (20/3/2026).

Dari temuan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengarah pada identitas korban sebagai WN Singapura yang tinggal di rumah keluarganya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Koordinasi dengan Polda Metro Jaya dilakukan setelah adanya laporan orang hilang dengan ciri-ciri serupa. Identitas korban kemudian dipastikan melalui serangkaian pemeriksaan, termasuk pencocokan DNA.

"Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi, termasuk DNA, kami pastikan korban adalah WN Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang di Jakarta," jelasnya.

BACA JUGA:KA Motis Selatan Tabrak Mobil di Perlintasan Kesugihan - Lebeng

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan tiga pelaku. Dua di antaranya, berinisial H dan K, telah diamankan.

Sementara satu pelaku lain berinisial A alias E masih dalam pengejaran dan diduga sebagai otak kejahatan.

"Total ada tiga pelaku. Dua sudah kami amankan, sementara satu masih DPO. Pelaku yang buron ini diduga sebagai aktor intelektual yang merencanakan pembunuhan," ungkapnya.

Ketiga pelaku diketahui saling mengenal karena memiliki latar belakang pekerjaan yang sama di masa lalu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: