Banner v.2

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Banyumas Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Banyumas Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

Hujan lebat yang menerjang wilayah purwokerto beberapa waktu lalu.-WAFI ZAKIYAH/RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Tengah pada 3 hingga 5 Maret 2026. Kabupaten BANYUMAS masuk dalam daftar daerah berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dengan status level siaga.

Peringatan tersebut dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sebagai respons terhadap potensi peningkatan intensitas hujan di sejumlah wilayah. Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi.

Potensi dampak yang perlu diwaspadai antara lain banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Kondisi ini dinilai dapat mengganggu aktivitas masyarakat jika tidak diantisipasi sejak dini.

Menanggapi peringatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dalam tiga hari ke depan. BPBD juga meminta masyarakat aktif memantau perkembangan informasi cuaca resmi.

BACA JUGA:Puluhan Titik Rawan Macet dan Bencana di Jalur Mudik Jawa Tengah, Inilah Antisipasinya

Kalaksa BPBD Banyumas, Dwi Irawan Sukma, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana. Kesiapsiagaan dilakukan sebagai langkah cepat menghadapi potensi kondisi darurat.

"Kami mengimbau masyarakat Banyumas untuk berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan lebat disertai angin kencang," ujarnya.

Ia juga meminta warga memastikan saluran air dalam kondisi bersih serta memangkas ranting pohon yang berpotensi patah. Selain itu, masyarakat diminta segera melapor jika terjadi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

Dwi berharap kesiapsiagaan seluruh pihak dapat meminimalisir risiko dampak cuaca ekstrem. "Semoga Banyumas tetap aman dan kondusif, serta masyarakat selalu dalam perlindungan sehingga tidak terjadi bencana yang merugikan," tambahnya.

BACA JUGA:Kerugian Bencana Angin Kencang di Padamara Capai Rp 2,96 Miliar, 30.900 Ayam Mati dan 48,8 Ton Telur Pecah

BPBD memastikan akan terus memantau informasi terbaru dari BMKG dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Upaya ini dilakukan agar respons penanganan dapat berjalan cepat dan tepat apabila terjadi bencana. ***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: