Tekan Lonjakan Harga, Distapang Kebumen Gelar GPM
Warga berburu kebutuhan rumah tangga melalui Gerakan Pangan Murah di Pendopo Kantor Kecamatan Kutowinangun, Jumat (27/2/2026).--
KEBUMEN - Upaya stabilisasi harga pangan selama Ramadan terus dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen. Melalui program Jumat Menjaga Harga Pangan Selama Ramadan (Jumpa Ramadan), Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Kutowinangun, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini menjadi titik lanjutan setelah sebelumnya digelar di Gudang Bulog Selang. Kutowinangun dipilih karena sejumlah komoditas pangan di wilayah tersebut terpantau mengalami kenaikan harga.
Kabid Ketahanan Pangan Distapang Kebumen, Mugi Handayani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) agar daerah melakukan stabilisasi harga selama Ramadan.
“Beberapa harga pangan di wilayah Kutowinangun cukup tinggi, sehingga kita prioritaskan di sini. Harapannya masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.
BACA JUGA:Stadion Chandradimuka Akan Miliki Venue Wall Climbing, Voli, hingga Panahan
BACA JUGA:Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Klirong, Evakuasi Libatkan Alat Berat
Distapang menggandeng kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), peternak, serta Perum Bulog dalam pelaksanaan GPM tersebut.
Sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 60 ribu, Minyakita Rp 15.500 per liter, telur ayam Rp 29 ribu per kilogram, daging ayam Rp 18 ribu per setengah kilogram, serta bawang merah Rp 10 ribu seperempat kilogram dan bawang putih dengan harga Rp 9 ribu seperempat kilogram, semua harga di bawah pasaran.
Eni (41), warga Desa Kutowinangun, mengaku sengaja datang lebih awal karena khawatir kehabisan. Menurutnya, harga bumbu dapur terutama bawang merah, minyak goreng, telur di pasaran naik terus.
“Alhamdulillah sangat membantu. Selisihnya lumayan dibanding beli di warung. Apalagi kebutuhan lagi banyak-banyaknya,” katanya usai membeli beras dan minyak.
BACA JUGA:BAZNAS Kebumen Tambah 25 Kuota ZMart
BACA JUGA:Longsor Ancam Rumah Warga Kedungdowo
Hal senada disampaikan Dewi (39), warga lainnya. Ia mengaku harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar sudah mulai naik terutama di bulan Ramadhan ini.
“Di pasar telur sudah di atas Rp30 ribu per kilo, beras juga naik. Di sini masih lebih murah, jadi bisa menghemat belanja untuk kebutuhan puasa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
