Januari, Damkar Cilacap Tangani 212 Kasus Tawon dan 110 Ular
Ilustrasi penanganan serta evakuasi ular oleh petugas Damkar Cilacap.-DAMKAR CILACAP UNTUK RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Selama Januari 2026, kegiatan petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Cilacap lebih banyak menangani operasi penyelamatan non-kebakaran. Laporan yang paling sering masuk dari masyarakat adalah permintaan bantuan untuk menangani sarang tawon dan ular.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arif Widodo menyebutkan, Operasi Tangkap Tawon tercatat sebanyak 212 kasus, sedangkan penanganan ular mencapai 110 kasus.
Selain itu, petugas juga membantu 83 kejadian pelepasan cincin yang tersangkut di jari warga, serta 16 peristiwa pohon tumbang.
"Meningkatnya laporan non-kebakaran menunjukkan masyarakat semakin cepat melapor ketika menemukan potensi bahaya di sekitar lingkungan," katanya, Senin (2/2/2026).
BACA JUGA:Damkar Kroya Evakuasi Mobil Terperosok di Jalan Candradimuka Kroya Cilacap
Di sisi lain, selama periode 1 sampai 31 Januari 2026, Damkar Cilacap juga mencatat delapan kejadian kebakaran. Empat kejadian terjadi di rumah warga dan empat lainnya di tempat usaha.
"Kalau penyebab kebakaran masih didominasi korsleting listrik sebanyak enam kejadian, sementara dua kejadian lainnya karena kelalaian," lanjutnya.
Akibat kebakaran tersebut, delapan bangunan mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 387 juta. Wilayah Kota Cilacap dan Majenang termasuk daerah yang cukup sering terjadi kebakaran selama Januari.
Sebagai langkah pencegahan, Damkar Cilacap rutin melakukan pemeriksaan sistem proteksi kebakaran di gedung bertingkat, seperti di Hotel Aston dan Hotel Fave.
Selain itu, sosialisasi juga dilakukan melalui 19 kegiatan edukasi di Pos Damkar Cilacap, Majenang, Sidareja, dan Kroya.
"Kami minta masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan rumah tangga di rumah, kantor, maupun sekolah agar terhindar dari risiko kebakaran dan bahaya lainnya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

