Stok Pupuk Bersubsidi di Cilacap Aman, Distribusi Sempat Jadi Kendala
Panen padi pada beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap.-JULIUS/RADARMAS-
CILACAP, RADARBANYUMAS.CO.ID - Tahun ini, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi aman dan mencukupi kebutuhan petani.
Kendati demikian, kelancaran distribusi menjadi perhatian utama agar pupuk dapat diterima petani tepat waktu.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto mengatakan, alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Cilacap tahun ini telah disesuaikan dengan kebutuhan serta pola penyaluran pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau dari sisi kuota, alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 ini cukup, bahkan sangat cukup. Prinsipnya mencukupi kebutuhan petani di Cilacap," ujar Sigit, Rabu (14/1/2026).
BACA JUGA:Petani Sawah Tadah Hujan di Cilacap Masih Tunggu Ketersediaan Air
Ia menyebutkan, alokasi pupuk bersubsidi tahun 2026 terdiri atas pupuk urea sebanyak 35.750 ton, pupuk NPK 24.000 ton, pupuk ZA 2.650 ton, serta pupuk organik 600 ton.
Sigit mengakui, pada akhir pekan lalu sempat terjadi keterlambatan distribusi pupuk di sejumlah wilayah akibat pengiriman dari Pupuk Indonesia yang tidak tepat waktu.
Kondisi tersebut sempat menimbulkan keluhan di lapangan, terutama di daerah yang tengah memasuki masa pemupukan.
"Beberapa wilayah seperti Gandrungmangu dan Adipala sempat terkendala karena dropping pupuk dari Pupuk Indonesia terlambat. Jadi bukan masalah kuota tapi faktor pendistribusian nya, " tegas Sigit.
BACA JUGA:Dishanpan Cilacap Dorong Petani Untuk Kurangi Pestisida pada Tanaman Pangan
Selama proses distribusi berjalan lancar dan tepat waktu, kebutuhan pupuk petani di Cilacap hingga masa panen tidak akan mengalami hambatan berarti.
Terkait kemungkinan adanya penambahan alokasi pupuk bersubsidi, Sigit mengatakan hal itu bergantung pada kebijakan pemerintah provinsi. Namun demikian, ia memastikan meski tanpa tambahan pun kuota masih tercukupi.
"Kalau ada tambahan tentu Alhamdulillah. Tapi tanpa tambahan pun sebenarnya sudah cukup, asalkan distribusinya tidak terlambat," pungkasnya. (jul)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
