Banner v.2

Logistik Huntara Ketanda Masih Aman, Warga Terdampak Tanah Bergerak Tetap Terpenuhi Sembako

Logistik Huntara Ketanda Masih Aman, Warga Terdampak Tanah Bergerak Tetap Terpenuhi Sembako

Kepala Desa Ketanda mendistribusikan paket sembako ke warga terdampak tanah bergerak yang direlokasi ke huntara. -SUTARNO UNTUK RADARMAS-

BANYUMAS, RADARBANYUMAS.CO.ID – Warga Gerumbul Karangbanar, Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, yang direlokasi ke hunian sementara (huntara) hingga hari ini, Selasa (6/1/2026), masih terus memperoleh bantuan sembako. Bantuan tersebut diberikan guna memastikan kebutuhan logistik permakanan warga terdampak bencana alam tanah bergerak tetap tercukupi.

Warga Gerumbul Karangbanar direlokasi ke huntara setelah wilayah permukiman mereka terdampak bencana tanah bergerak. Kondisi rumah serta kawasan gerumbul dinilai sudah tidak memungkinkan lagi untuk dijadikan tempat tinggal karena berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Kepala Desa Ketanda, Sutarno, menyampaikan sejak warga terdampak mulai menempati huntara pada Sabtu (13/12) lalu, pasokan sembako hingga kini masih terus didistribusikan kepada warga yang direlokasi.

"Stok sembako untuk warga terdampak tanah bergerak yang berada di huntara masih cukup untuk seminggu ke depan," kata Sutarno.

BACA JUGA:18 Huntara Penyintas Longsor Situkung Capai Progres Lebih dari 70 Persen

Ia menjelaskan, persediaan logistik permakanan tersebut merupakan donasi yang terkumpul di posko lapangan bencana tanah bergerak Desa Ketanda. 

Pemerintah desa, lanjutnya, bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada para dermawan yang telah menunjukkan kepedulian dengan memberikan bantuan, sehingga kebutuhan pangan warga terdampak masih dapat terpenuhi.

Stok sembako yang tersedia tersebut didistribusikan secara merata hingga habis dan tidak tersisa, agar seluruh warga terdampak yang menempati huntara dapat menerima bantuan secara adil.

Sementara itu, aktivitas warga terdampak yang saat ini tinggal di huntara perlahan mulai kembali berjalan normal, meski dengan berbagai keterbatasan. Warga mulai beradaptasi dengan kondisi hunian baru yang rencananya akan disewakan selama enam bulan ke depan.

BACA JUGA:Huntara Korban Longsor Cibeunying Dikebut, Ditarget Rampung 20 Desember

"Warga yang di huntara masih bolak-balik ke wilayah gerumbul karena mata pencahariannya di sana," tandas Sutarno. (fij)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: