Banner v.2

Tahun Baru, Pemkab Banyumas Punya SOTK Baru

Tahun Baru, Pemkab Banyumas Punya SOTK Baru

LANTIK PEJABAT. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, melantik pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas.-JUNI R/RADARMAS-

PURWOKERTO, RADARBANYUMAS.CO.ID - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, melantik 159 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi pada Pemerintahan Kabupaten Banyumas, Kamis 1 Januari 2026 di Pendopo Si Panji. Pelantikan ini, juga menandai penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas. 

Bupati menuturkan, pejabat yang dilantik mesti memaknai momen pelantikan ini sebagai sebuah bentuk amanah mesti dibuktikan dengan kerja nyata. Serta komitmen untuk melayani masyarakat dengan sebaik baiknya. 

"Ini merupakan bagian dari penataan kelembagaan dan perubahan SOTK di lingkungan Kabupaten Banyumas. Pembahasan mengenai perubahan SOTK setahu saya sebelum saya dilantik," kata bupati. 

Sadewo berpesan kepada beberapa kepala dinas yang dilantik agar, benar-benar bekerja dengan trengginas dan terukur. 

BACA JUGA:Bupati Serahkan Sepuluh Unit Mobil Operasional Desa

"Bapenda tugasnya berat. Kalau bapenda gabungan dari administrasi, keberanian, dan ketegasan. Targetnya PAD bisa naik," jelasnya. 

Berikutnya, untuk pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang baru dilantik ia juga berikan pesan serupa. 

"Perkuat komunikasi internal. Pelantikan menjadi titik balik bekerja lebih cepat, dan Berdampak bagi masyarakat Kabupaten Banyumas," paparnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Eko Prijanto mengungkapkan, untuk posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik ada 11. 

BACA JUGA:261 Pejabat Pemkab Cilacap Dilantik, Bupati Tegaskan Bebas Jual Beli Jabatan

"Untuk jabatan administrator ada 51 eselon IV dan 106 eselon III," paparnya. 

Ia menjelaskan, masih ada pos jabatan yang masih belum terisi yaitu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 

"Dinas Sosial belum ada pejabatnya, kemarin kan memang belum ada pejabatnya harus promosi untuk mengisi satu jumlah kekosongan. Setelah ini bupati akan mempertimbangkan apakah akan mutasi atau seleksi terbuka," ucapnya. 

Menurutnya, dari sisi penataan eselon penerapan SOTK baru ini tidak mempunyai pengaruh. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: