Pohon Tumbang dan Longsor Rusak Bangunan Warga Kebumen
Petugas dan warga bekerja bakti membersihkan material longsor yang menimpa bangunan ruko di Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Jumat (26/12). --
KEBUMEN - Hujan deras kembali memicu bencana. Kali ini sebuah bangunan ruko di Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong rusak setelah tertimpa pohon tumbang, Jumat malam (26/12).
Sehari sebelumnya, Kamis (25/12), hujan deras juga mengakibatkan tebing longsor dan menimpa rumah warga Desa Donorojo Kecamatan Sempor. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun kerugian material mencapai jutaan rupiah.
Bako Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen, Heri Purwoto menyampaikan kedua peristiwa ini dipicu hujan deras. Di Kecamatan Klirong, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon rambutan tumbang dan menimpa bangunan ruko/warung milik warga di Dukuh Simo, RT 2 RW 3, Desa Jogosimo.
"Kejadian tersebut terjadi Jumat malam sekitar pukul 22.30 WIB. Pohon rambutan roboh akibat kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut dan langsung menimpa bangunan warung milik Sri Rohyati (31), warga setempat," ujar Heri (26/12).
BACA JUGA:Warga Surotrunan Bangun Tanggul Darurat
Sementara itu, hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Sempor, Kamis malam (25/12) mengakibatkan tebing di belakang rumah warga Desa Donorojo longsor. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB dan berdampak pada dua rumah warga di Dukuh Ketileng, RT 003/RW 001.
Longsoran tersebut berasal dari belakang rumah Suwandi, 70 tahun, seorang petani setempat. Material longsor kemudian berdampak pada rumah Santari Sardin, 82 tahun, yang berada di bawahnya.
Material longsoran menekan tembok hingga bagian rumah dengan kondisi mutakhir tertimbun longsor sepanjang 12 meter dan tinggi sekitar 2,5 meter. Akibat kejadian ini, dua unit kaca jendela kamar berukuran 30 cm x 100 cm dilaporkan pecah.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman mengatakan longsor terjadi akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang yang berlangsung sejak sore hingga malam hari.
BACA JUGA:UMK Kebumen Tembus Rp 2,4 Juta
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Longsor disebabkan intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut," jelas Kompol Faris Budiman.
Sebagai tindak lanjut, terpal dipasang di atas lokasi longsoran untuk mencegah longsor susulan. Kemudian, aparat kepolisian, pemerintah desa, dan warga akan melaksanakan kerja bakti bersama guna membersihkan material longsor dan memperkuat area terdampak. (cah)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

