Dinpertan Purbalingga Bidik Ekspor Komoditas Kapulaga
Revon Haprindiat, Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Kabupaten Purbalingga.-Alwi Safrudin/Radarmas-
PURBALINGGA, RADARBANYUMAS.CO.ID - Selain komoditas lada, Dinas Pertanian (Dinpertan) Purbalingga juga menargetkan pengembangan komoditas kapulaga untuk menembus pasar ekspor. Upaya ini menjadi fokus tahap lanjutan program hibah sektor pertanian periode 2025–2026 yang didukung sejumlah lembaga internasional.
Program ini melibatkan Kementerian Pertanian (Kementan), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Islamic Development Bank (IsDB), dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Tim gabungan lembaga tersebut melakukan monitoring di sejumlah wilayah Purbalingga.
Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Revon Haprindiat, menyebut kunjungan dilakukan untuk memantau capaian tahap pertama program yang sudah berjalan sejak 2021 hingga 2024 di Kecamatan Kejobong dan Pengadegan. Tahun ini, program memasuki tahap pengembangan dengan memperluas area ke Kecamatan Rembang dan Karangmoncol.
“Rombongan melakukan monitoring dan evaluasi di Kejobong dan Pengadegan. Selanjutnya mereka akan berkunjung ke Rembang dan Karangmoncol yang memiliki karakter wilayah hampir sama,” ujarnya.
BACA JUGA:Ekspor Lada ke Jepang Capai 300 Ton, Sekda Minta UPLAND Tak Hanya di Kejobong
Revon menjelaskan, bantuan hibah yang digelontorkan mencakup dukungan infrastruktur pertanian, pelatihan, dan bimbingan teknis bagi kelompok tani. Pada tahap lanjutan ini, strategi akan diarahkan untuk memperkuat daya saing produk lokal.
“Ke depan, program akan difokuskan pada pengembangan komoditas potensial, salah satunya kapulaga. Pasarnya cukup besar dan peluang ekspornya menjanjikan,” tegas Revon.
Ia menambahkan, Dinpertan berupaya mengubah pola pikir petani agar tidak hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi juga mampu berwirausaha dengan orientasi pasar. “Pendampingan akan terus diperkuat, baik oleh dinas, penyuluh lapangan, pemerintah desa, maupun Pemkab,” jelasnya. (alw/bay)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
